TAPTENG, Sumutpost.id – Masinton Pasaribu dengan lantang mengatakan, agar aparat penegak hukum (APH) menangkap dalang utama korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan yang sedang berproses.
Hal itu disampaikannya, usai berkas pencalonan pasangan Masinton Pasaribu-Mahmud Lubis sebagai Bupati/Wakil Bupati diterima KPU Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu malam 14 September 2024, dihadapan masyarakat dan simpatisannya.
“Kita ingin membasmi korupsi di Kabupaten Tapanuli Tengah, maka kenapa kita selalu mendorong agar kasus korupsi BOK dan Jaspel itu agar diusut setuntas-tuntasnya. Tangkap otaknya,” sebut Masinton Pasaribu disambut teriakan dukungan dari masyarakat dan simpatisannya yang tetap bertahan hingga malam menunggu proses penyerahan berkas pendaftaranpendaftaran diterima KPU Tapteng.
Masinton mengaku geram melihat dan mengalami sendiri gaya-gaya ala premanisme yang dipertontonkan oleh kelompok tertentu dalam menjegal langkahnya mewujudkan masyarakat Tapteng yang berkeadilan, terlepas dari pejabat korup dan intimidasi.
“Ketika kita ingin mewujudkan perubahan dan tekad melawan korupsi. Melawan premanisme dan arogansi kekuasaan ternyata di KPU coba dihalangi upaya dan niat baik kita untuk melakukan perubahan di Tapanuli Tengah,” ujar Masinton.
“Kita ingin menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk semua masyarakat Tapanuli Tengah. Kita ingin memberikan fasilitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Tapanuli Tengah. Saya ingin masyarakat Tapanuli Tengah mendapatkan hak-haknya,” sebut Masinton. (msp)








