IKLAN

Tim Tebas Dit Reskrimum Polda Sumut Gelar Operasi Pekat, Sikat Pelaku Premanisme

Tim Tebas Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Medan, Sumatera Utara, tetap kondusif. (Ist/HO/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Tim Tebas Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Medan, Sumatera Utara, tetap kondusif.

Sebelum dilaksanakannya operasi ini personel terlebih dahulu mengikuti apel yang dipimpin langsung Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono didampingi Kasubdit III Jatanras Kompol Jama Purba, Sabtu (3/5) malam.

BACA JUGA..  Penasehat Hukum Masinton Pasaribu Laporkan Wakil Ketua DPRD Tapteng ke Polda Sumut

Setelah mengikuti apel, personel melaksanakan patroli guna mengantisipasi berbagai aksi kejahatan kepada masyarakat. Hasilnya seorang pria harus diamankan karena memiliki senjata tajam, kunci letter T, serta narkotika yang disimpan di dalam tas.

Diduga kuat pria yang diamankan di Jalan Bandung, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, akan melakukan aksi kejahatan. Usai diamankan pemilik senjata tajam itu pun dibawa ke Mapolda Sumut untuk menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA..  Ini Kronologis dan Motif Pelaku Bunuh Lalu Perkosa Siswi SMP di Sergai

“Kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran aksi premanisme di Kota Medan, Sumatera Utara,” tegas Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono, Minggu (4/5).

Ia mengatakan kehadiran personel untuk memastikan situasi kamtibmas tetap berjalan kondusif serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas di tengah-tengah masyarakat.

“Kita (polisi) tidak boleh kalah dengan aksi premanisme serta aksi kejahatan. Apapun itu bahasanya intinya negara tidak boleh kalah sama premanisme,” pungkasnya. (msp)

BACA JUGA..  Terkait OTT Topan Ginting: KPK Periksa Mantan Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi, Dalami Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Jalan