BANDA ACEH, Sumutpost.id – Ledakan terjadi di rumah calon gubernur Aceh Bustami Hamzah. Personel Brimob telah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Pantauan detikSumut, seperti dilansir Sumutpost.id rumah Bustami terletak di Jalan Tgk Chik Dipineung III, Desa Pineung, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Rumah bernomor 21B saat ini telah dipasangi garis polisi.
Jalan di sekitar lokasi juga ditutup. Di samping kanan di dalam rumah juga dipasang garis polisi. Di sana terdapat kerusakan di bagian pot bunga serta beberapa kursi.
Ledakan tersebut disebut terjadi saat azan Subuh berkumandang, Senin (2/9/2024). Suara ledakan disebut terdengar sangat keras.
“Kami dengar suara ledakan pas azan. Ketika kami ke luar rumah sudah ramai warga di sini,” kata seorang warga setempat Reza kepada wartawan.
Belum diketahui ledakan tersebut berasal dari bahan peledak atau bukan. Personel Brimob dan Polresta Banda Aceh masih melakukan olah TKP.
Polisi Temukan Barang Bukti Pin Granat
Ledakan yang terjadi di rumah calon gubernur Aceh Bustami Hamzah diduga berasal dari granat. Polisi menemukan pin granat di lokasi kejadian.
“Barang bukti kita temukan di di lokasi ada pin ada jenis granat. Kita masih melakukan identifikasi lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditya Pratama kepada wartawan di lokasi, Senin (2/8/2024).
Menurutnya, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Fadillah menjelaskan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan tim Jibom Brimob Polda Aceh. Penyelidikan kasus itu juga melibatkan Densus 88.
Mantan Kasat Reskrim Polres Nagan Raya itu belum dapat memastikan jenis granat yang dilemparkan ke rumah Bustami. Polisi akan memeriksa barang bukti di Labfor.
“Diduga dilempar. Kita masih lakukan pendalaman,” jelas Fadillah.
Diketahui, rumah Bustami terletak di Jalan Tgk Chik Dipineung III, Desa Pineung, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Rumah bernomor 21B saat ini telah dipasangi garis polisi.
Jalan di sekitar lokasi juga ditutup. Di samping kanan di dalam rumah juga dipasang garis polisi. Di sana terdapat kerusakan di bagian pot bunga serta beberapa kursi. (msp)







