BRANDAN BARAT, Sumutpost.id – Masyarakat Desa Lubukasih dan Kelurahan Pangkalan Batu, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, sangat resah atas peredaran narkoba di daerah tempat tinggal mereka.
Informasi dari warga pengedar narkoba berinisial Ren, yang juga orang kaya baru disana. Hal itu dikatakan warga setempat kepada Sumutpost.id pada Sabtu (27/7/2024).
“Pelaku sudah cukup lama beroperasi menjajakan bisnis haramnya itu di Desa Lubuk kasih dan Kelurahaan Pangakalan Batu Kecamatan Brandan Barat ini bang kata sumber. Kami warga disini sudah cukup resah atas banyaknya kehilangan buah sawit. Bukan hanya itu bang, bahkan rumah kami sering dibobol hanya diambil tabung gas dan perangkat lainya disikat para pencuri,” ucap sumber.
“Ren, benar bandar sabu-sabu sudah terbilang cukup lama mengudara di Wilkum Polsek Pangkalan Brandan. Kini, sejak jadi BD assetnya telah banyak bahkan kediaman orangtuanya telah dibangun si Ren,” kata sumber lagi.
Masih sumber berbadan kurus dan kecil ini, katanya bandar Ren selama ini telah melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian setempat.
“Dugaan telah berkordinasi dengan polisi ini kuat karena selama ini si Ren tidak pernah disentuh baik polsek disini ataupun Polres Langkat,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Irwanta Sembiring ketika dikonfirmasi terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah hukumnya, mengarahkan wartawan Sumutpost.id berkordinasi dengan Kanit Resersenya.
“Cobalah kordinasi dengan Kanitres kita. Mudah-mudahan ada solusinya untuk menindaknya dan untuk mengungkap peredaran narkoba itu, harus benar dan ada barang bukti,” ujar Kapolsek.
Masih AKP Irwanta Sembiring, “Kita berharap pihak kita dapat mengungkap keberadaan bandar, Ren yang resahkan itu,” ujarnya sembari menjelaskan bahwa dirinya masih terbaring di rumah sakit.
“Gahagian pinggang kita bermasalah karna terjatuh, Senin kita baru masuk seperti biasa ngopi di depan Polsek bang ,” ujar AKP Sembiring.
Sementara itu sesuai arahan Kapolsek, Sumutpost.id menelepon Kanit Reserse Iptu Tomy Elvisa Ginting, SH. Tapi, Kanit tidak menangkat teleponnya walau nada dering berbunyi. (msp)








