IKLAN IKLAN

Operasi Katarak Gratis Agincourt Resources ke-10 Resmi Dibuka, Sasar 1.300 Mata di 3 Lokasi di Sumut     

Direktur & CFO PT Agincourt Resources, Noviandri (dua dari kanan) meneteskan obat tetes mata kepada pasien Operasi Katarak Gratis 2024 di Puskesmas Batang Toru, Jumat (26/07). (dok.PTAR for Sumutpost.id)

BATANG TORU, Sumutpost.id – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menggelar Operasi Katarak Gratis “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia” dengan target 1.300 mata di tahun 2024. Target ini akan menambah jumlah 10.571 mata yang sudah dioperasi sejak tahun 2011 hingga 2023. Tahun ini, Agincourt Resources menyasar 3 lokasi di Sumatra Utara, yaitu Tapanuli Selatan, Pematang Siantar, dan Medan.

Direktur & Chief Finance Officer PT Agincourt Resources Noviandri mengatakan, program Operasi Katarak Gratis merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar area operasional. Operasi Katarak Gratis tidak hanya memperjelas penglihatan tapi berdampak signifikan pada kehidupan keluarga.

“Program ini telah berjalan sejak 2011 dan tahun ini merupakan tahun pelaksanaan kesepuluh. Kami berkomitmen kuat untuk terus berkontribusi dalam menekan angka buta katarak di Indonesia. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Bukan hanya bagi masyarakat yang ada di sekitar area operasional, tapi juga masyarakat Sumatra Utara secara umum,” terangnya.

Menggandeng para dokter spesialis mata dari RS Mata Mencirim 77 Medan, operasi katarak ini akan digelar di tiga lokasi: Puskesmas Batang Toru, RS Mata Siantar, dan RS Mata Mencirim 77 Medan. Operasi Katarak Gratis ini akan berlangsung dari Juli hingga September 2024, dengan harapan besar meningkatkan kualitas hidup ribuan penderita katarak.

BACA JUGA..  Menemui Juara Ulya Tafsir MTQ Tapsel, Penerima Umrah PT Agincourt Resources: 'Sejak Dini Sudah Dikader jadi Ulama'

Berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) di 15 provinsi pada periode 2014-2016, angka kebutaan di Indonesia mencapai 3%, dengan 81% di antaranya disebabkan oleh katarak. Melalui operasi ini, Agincourt Resources berupaya menurunkan angka tersebut sekaligus meningkatkan harapan dan kualitas hidup bagi banyak orang.

Program Operasi Katarak Gratis mendapat apresiasi dari pemerintah daerah Kabupaten Selatan. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan, Jajang Maman, mengatakan, program ini memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat Tapanuli Selatan.

“Terima kasih untuk Agincourt Resources atas program yang terus dilaksanakan dengan konsisten ini. Juga terima kasih atas bantuan kepada RSUD Sipirok yang turut diserahkan dalam acara hari ini,” kata Jajang.

Manajemen PT Agincourt Resources dan jajaran Pemerintah Daerah Tapanuli Selatan berfoto bersama para pasien Operasi Katarak Gratis 2024 Puskesmas Batang Toru, Jumat (26/07). (dok.PTAR for Sumutpost.id)

Titin Agustin, seorang perempuan berusia 20 tahun dari Kelurahan Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, adalah salah satu penerima manfaat program tahun ini. Sejak kedua matanya didera katarak tiga bulan lalu, penglihatannya menjadi buram, sehingga menghambat aktivitasnya membantu paman dan bibinya berjualan bakso.

BACA JUGA..  Agincourt Resources Ciptakan Peluang Ekonomi Berkelanjutan untuk Warga Lingkar Tambang

Setelah mengikuti operasi pada 20 Juli 2024, mata kanannya kini mampu melihat dengan lebih jelas, dan aktivitasnya dapat berjalan kembali seperti sedia kala. Mata kirinya pun telah dijadwalkan untuk dioperasi di lokasi yang sama pada awal Agustus.

“Setelah operasi, penglihatan saya kembali normal. Saya bisa kembali membantu paman membuat dan berjualan bakso. Saya bersyukur sekali. Program ini sangat membantu masyarakat yang menderita katarak,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan operasi di Puskesmas Batang Toru sudah dimulai sejak 20 Juli 2024 dan telah menyembuhkan 589 mata dari 569 pasien di wilayah operasional Agincourt Resources.

Operasi Katarak Gratis 2024 akan berlangsung di Puskesmas Batang Toru pada 20-21 Juli, 24-25 Juli, dan 2-3 Agustus; di RS Siantar pada 27-31 Agustus; serta di RS Mata Mencirim 77 Medan pada 5-8 September.

Sekilas Tambang Emas Martabe

Tambang Emas Martabe dikelola dan dioperasikan oleh PT Agincourt Resources. Wilayah tambang mencakup area 30 km² yang berada dalam Kontrak Karya (KK) generasi keenam dengan total luas wilayah 1.303 km². Tambang Emas Martabe terletak di sisi barat pulau Sumatra, tepatnya di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

BACA JUGA..  Raih Tamasya Award dan ISDA 2024: Komitmen PTAR pada Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

Tambang Emas Martabe mulai berproduksi penuh pada 24 Juli 2012 dan memiliki basis sumber daya 6,2 juta ounce emas dan 59 juta ounce perak per 30 Juni 2023. Kapasitas operasi Tambang Emas Martabe lebih dari 7 juta ton bijih per tahun untuk memproduksi lebih dari 200.000 ounce emas dan 1-2 juta ounce perak per tahun.

PT Agincourt Resources melibatkan lebih dari 3.000 karyawan dan kontraktor, sekitar 99% di antaranya warga negara Indonesia, dan lebih dari 70% berasal dari desa setempat.

PT Danusa Tambang Nusantara (PTDTN) memegang 95% saham PT Agincourt Resources. PTDTN adalah anak usaha PT United Tractors Tbk dengan kepemilikan saham 60% dan PT Pamapersada Nusantara dengan kepemilikan saham 40%, sekaligus bagian dari grup usaha PT Astra International Tbk. Sebanyak 5% saham PT Agincourt Resources dimiliki Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara. (msp)