SUMUTPOST.ID – Kecelakaan hebat melibatkan bus ALS dan truk tangki terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, Rabu (6/5/2026) siang. Sebanyak 16 orang dikabarkan tewas dalam insiden ini.
Informasi diperoleh, peristiwa itu bermula saat bus ALS melaju dari Lubuklinggau menuju Medan dengan kecepatan tinggi. Pengemudi bus melihat ada percikan api yang membuatnya berusaha banting setir ke kanan.
Dari arah berlawanan datang truk tangki dengan kecepatan tinggi hingga terjadi tabrakan hebat. Benturan yang kuat membuat minyak dari truk tangki tumpah ke badan jalan.
Tak lama kemudian, api menyambar yang menyebabkan kedua kendaraan terbakar. Warga melihat hanya ada dua penumpang yang berhasil keluar dari bus. Sementara itu, penumpang lain yang belum diketahui pasti jumlahnya tak sempat lagi menyelamatkan diri.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, total korban sebanyak 16 orang yang terdiri atas 14 penumpang dan sopir bus ALS serta sopir dan kernet truk tangki.
“Data sementara ada 16 orang meninggal dunia, yaitu 14 dari bus ALS dan dua dari sopir dan kernet truk tangki,” ungkap Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muratara Mugono, Rabu (6/5/2026).
Mugono mengatakan, ada empat orang selamat dalam kecelakaan itu. Tiga orang di antaranya mengalami luka bakar serius dan satu luka ringan.
“Semua penumpang selamat dibawa ke Puskesmas Karang Jaya,” kata Mugono.
Mugono menjelaskan, mayoritas korban meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar. Petugas gabungan telah mengevakuasi jenazah ke dalam kantong jenazah.
“Yang kita evakuasi semua dalam kondisi meninggal dunia,” kata Mugono.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Iin Shodikin, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan.
“Sopir kedua kendaraan itu meninggal dunia semua, kita gali informasi dari saksi-saksi lain,” kata Iin.
Polisi Ungkap Sebab Kecelakaan
Kecelakaan bus ALS versus truk tangki hingga terbakar yang mengakibatkan 16 orang meninggal di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, diduga disebabkan sopir bus berupaya menghindari lubang. Dua kendaraan itu terbakar akibat minyak yang tumpah dari truk tangki.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengungkapkan kecelakaan diduga bermula saat pengemudi bus ALS berupaya menghindari lubang di badan jalan. Dia lalu mengambil jalur kanan.
Pada saat bersamaan, truk tangki milik PT Seleraya yang dikemudikan Y melaju dari arah berlawanan. Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan dan memicu kobaran api besar.
“Dugaan sementara karena pengemudi bus ALS menghindari lubang, lalu banting setir ke kanan. Saat itulah, tabrakan terjadi dengan truk tangki,” ungkap Nandang, Rabu (6/5/2026).
Kuatnya benturan membuat minyak yang dimuat truk tangki tumpah ke jalanan. Api dari korsleting listrik akibat tabrakan menyambar minyak lalu membakar kedua kendaraan.
“Kita dapatkan keterangan dari kernet bus yang selamat, penyidik masih pendalaman,” kata Nandang.
Nandang juga memastikan kepolisian akan menangani kasus ini secara transparan dan profesional. Begitu juga dengan penanganan para korban jiwa dan luka.
“Kami lakukan penyelidikan secara menyeluruh agar kejadian ini tidak terulang lagi,” kata Nandang. (red)








