AGARA, Sumutpost.id – Baru beberapa bulan selesai direvitalisasi, lantai dan jalur selasar SMP Swasta Darul Ulum sudah mengalami retakan memanjang. Kondisi ini membangongkan, karena berdasarkan prasasti yang terpasang di lokasi, gedung tersebut dibangun melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2025 dengan nilai bantuan pemerintah sebesar Rp2.025.000.000.
Pantauan di lapangan menunjukkan retakan cukup panjang terlihat di bagian sisi bangunan sekolah. Kondisi itu memunculkan perhatian serius terkait kualitas bangunan maupun kondisi struktur tanah di area sekolah.
Yang menjadi sorotan, bangunan revitalisasi tersebut diketahui masih tergolong baru selesai dikerjakan dalam beberapa bulan terakhir. Namun retakan sudah terlihat pada bagian area bangunan sekolah yang setiap hari digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.
Kondisi tersebut diharapkan segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait, khususnya pengawas teknis lapangan dan instansi yang menangani pekerjaan revitalisasi sekolah, guna memastikan keamanan bangunan serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Pemeriksaan teknis secara menyeluruh dinilai penting untuk memastikan apakah retakan hanya terjadi pada bagian permukaan atau sudah memengaruhi struktur bangunan. Mengingat bangunan sekolah digunakan oleh siswa dan guru setiap hari, aspek keselamatan dinilai harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, publik juga berharap pihak pengawas pekerjaan dapat segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan teknis dan memberikan penjelasan resmi terkait kondisi bangunan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab munculnya retakan pada bangunan revitalisasi sekolah tersebut. Berita ini disusun berdasarkan hasil pantauan lapangan dan tetap membuka ruang hak jawab serta klarifikasi dari seluruh pihak terkait. (msp)








