IKLAN

IKLAN

DPRD Sumut Diminta Gunakan Hak Interpelasi Panggil Gubernur Bobby, Terkait 6 Kali Pergeseran APBD 2025

Asril Hasibuan, Ketua Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (PERMAK). (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – DPRD Sumut diminta untuk menggunakan hak interpelasinya kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution agar terungkap alasan terjadinya pergeseran APBD 2025 sebanyak enam kali.

Pergeseran APBD yang dilakukan itu kabarnya untuk pembiayaan proyek infrastruktur di wilayah Sumatera Utara yang menyebabkan Kadis PUPR Sumut Topan Ginting terkena OTT KPK.

“100 anggota dewan bisa menggunakan hak interpelasinya untuk memanggil dan mempertanyakan itu (pergeseran APBD) ke Bobby Nasution selaku Gubernur Sumut,” ungkap Ketua Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (PERMAK) Asril Hasibuan kepada wartawan di Medan, Selasa 29 Juli 2025.

Namun Asril meragukan hak interpelasi tersebut digunakan DPRD Sumut ke Bobby Nasution.

“Sepertinya anggota dewan lebih mengambil posisi aman. Diam menonton proses yang lagi berjalan di gedung merah putih KPK,” katanya.

Rasa pesimis Asril tersebut bukan tanpa alasan, meski anggaran pokok pikiran 100 anggota wakil rakyat Sumut yang terhormat tersebut menjadi korban pergeseran.

BACA JUGA..  Layanan Kesehatan Masyarakat Nias Utara Semakin Baik, Pemprov Terus Dorong Optimalisasi Sejak 2019

Faktanya sangat nyata terlihat. Pada saat rapat paripurna yang baru saja dilakukan beberapa waktu lalu, banyak yang tidak hadir.

“Dari situ saja kita bisa menduga 100 dewan tak mau ambil pusing, mereka 100 orang itu hanya cari aman. Tidak ada yang mau menanggapi apa yang terjadi pada Topan Ginting,” katanya.

BACA JUGA..  Prestasi Negatif! Inflasi Sumut Tertinggi Se-Indonesia, Bobby Nasution Ditegur Kemendagri

Padahal hak interpelasi itu tidak terlarang untuk digunakan anggota dewan guna menjaga penggunaan uang rakyat tetap aman dari perbuatan korupsi.

“Kita pertanyakan moral 100 anggota dewan Sumut, apakah mereka peduli dengan APBD atau hanya mau jadi penikmat saja,” tandas Asril Hasibuan, mantan sekretaris PC himmah Medan. (msp)