IKLAN
DAERAH  

Jalan Provinsi di Kecamatan Arse Kabupaten Tapsel Seribu Lubang

Jalan Provinsi di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel rusak parak. (Amran Pohan/Sumutpost.id)

TAPSEL, Sumutpost.id – Warga pengguna jalan terus menyuarakan perbaikan jalan protokol di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Akses yang menghubungkan beberapa kecamatan hingga daerah tetangga milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini, dijuluki jalan seribu lubang.

“Sudah belasan tahun tak tersentuh. Kerusakannya semakin parah. Tak hanya sulit dilalui, tetapi juga menebar ancaman bagi pengendara,” ungkap Zainal Abidin, 53 tahun, salah seorang warga.

Menurutnya, kerusakan terparah dan terbanyak ada di Lingkungan Jonggol Jae, Kelurahan Arse Nauli.

Selain itu, juga di Bunga Bondar Sappulu, Desa Pinagar. Simpang Gunung Manaon dan Aek Arse.

BACA JUGA..  Plh Wali Kota Saksikan Donor Darah Dalam Rangka Peringatan Hari Tri Suci Waisak

Serta Simpang Nanggar Jati dan Aek Torop, Desa Nanggar Jati Huta Padang. Bahkan tak kalah parah juga di Kelurahan Lancat Nauli dan juga dititik lainnya.

“Yang jelas lubang menganga mirip kubangan di badan jalan umum, khususnya di Kecamatan Arse, tak kurang dari seribu titik,” ungkapnya seraya berharap ada perhatian serius dari pemerintah dalam mengatasinya.

“Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian antar kecamatan dan juga antar daerah,” sebutnya.

BACA JUGA..  Rekonsiliasi Tercepat Semester I, Wali Kota Tanjungbalai Terima Award Dari KPPN

Pengguna jalan lainnya Fahmi Simatupang, 53 tahun, juga berharap ada perhatian serius dari pemerintah.

Pemilik usaha Gula Semut ini mengaku kewalahan melintasi jalan rusak selama ini dalam memasarkan produknya.

“Mudah-mudahan kondisi jalan yang cukup parah di Arse ini mendapat perhatian serius dari pemerintah,” ungkapnya.

Ditempat lain, Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga menyebut, menyadari betul keluhan warga tersebut. Namun, karena statusnya dibawah Pemprovsu,  Pemkab Tapsel tak bisa mengambil kebijakan memperbaikinya.

“Bersama Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, kami terus menyuarakan keluhan koum-koum (sanak saudara) tentang kerusakan jalan ini, melalui jaringan yang dimiliki,” ungkapnya saat membuka acara Wisuda Angkatan XXVIII Darul Mursyid, Minggu (19/4/2026).

BACA JUGA..  Dinas PM-PTSP Agara Gelar Bimtek untuk Pengencer Gas LPG

Pemprovsu sebutnya, sebenarnya bukan tak memperhatikan ruas jalan diwilayah itu, namun masih memprioritaskan status jalan yang sama dengan kondisi kerusakan yang lebih parah.

“Kabarnya tahun ini di bangun dari arah Sipiongot, Paluta. Kita bersabar saja, dan terus memperjuangkannya agar secepatnya mendapat sentuhan pembangunan,” sebutnya. (msp)