IKLAN IKLAN

Ratusan Korban Arisan dan Investasi Bodong Miliaran Rupiah Lapor ke Polres Sergai

Para korban arisan dan investasi bodong usai membuat laporan ke Polres Sergai. (Ist/Sumutpost.id)

SERGAI, Sumutpost.id – Ratusan warga asal Kota perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara menjadi korban Penipuan Arisan Bodong. Pelakunya berinisial RNS warga asal Keluarahan Kampung Citaman Dusun 7, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Hal ini ditegaskan Tia kepada wartawan, Senin (4/8/2025) di Perbaungan, Serdang Bedagai bersama belasan korban lainnya sembari menunjukkan Surat Laporan Polisi Mereka di Polres Serdang Bedagai dengan Nomor Laporan LP/B/238/VII/2025/SPKT/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT/ yang melaporkan kasus penipuan dengan modus arisan atau investasi bodong dengan terlapornya RNS yang saat ini sudah melarikan diri bersama suami dan anaknya.

BACA JUGA..  Pejambret Omak-omak Digimbal Dimassa di Tembung

“Kalau diperkirakan hingga sebulan terakhir ini, ada seratusan lebih warga yang menjadi korban penipuan RNS. Tidak hanya warga Perbaungan, tapi tapi luar sumatera dan luar negeri juga ada seperti, negara kamboja dan Malaysia,” ujar Tia.

Selain itu kerugian yang dialami para korban ini bervariasi nilainya, mulai dari 5 juta rupiah hingga ratusan juta rupiah, dengan berbagai modus operandi yang dilakukan RNS yang mana diantaranya para korban disuruh melakukan arisan dan arisan tersebut mendapat keuntungan.

“Begitu juga dengan investasi yang dijanjikan dengan keuntungan yang menggiurkan, sehingga tercatat ada ratusan korban dengan nilai kerugian mencapai 2,5 miliar rupiah,” jelas Tia kepada wartawan.

BACA JUGA..  Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Pecah Bintang, Duduki Jabatan Waka Polda Sultra

Menurut Tia, dia dan belasan korban lainnya sudah beberpakali mendatangi rumah pelaku RNS, namun pihak keluarga seperti lepas tangan, dan tidak mau bertanggungjawab atas tingkah laku anak bungsunya itu dan bahkan saat ini dikabarkan sudah melarikan diri bersama suami dan anaknya.

“Kami sudah bebebrapa kali datang ke rumah pelaku ini, namun ayah pelaku yang merupakan pensiunan Polisi ini tidak peduli dan terkesan lepas tanggung jawab atas apa yang dilakukan RNS, sehingga akhirnya kami melaporkan RNS ke Polres Serdang Bedagai dengan sejumlah bukti-bukti yang dikumpulkan dari para korban penipuan Arisan dan Investasi bodong ini,” kata Tia kesal.

BACA JUGA..  Personil Pos Pam Polresta Deliserdang Amankan Arus Balik Idulfitri

“Meskipun kasusnya baru sebulan ini kami laporkan dan masih dalam tahapan penyelidikan, namun kami meminta adanya kejelasan hukum bagi mereka dan pelaku RNS dapat segera ditangkap dan dapat dicekal tidak lari ke luar negeri sehingga uang kami dapat dikembalikan,”
harap para korban. (msp)