IKLAN IKLAN

Pendeta Ancam Tutup Lapak Judi Tembak Ikan di Perbatasan Merek-Saribudolok

Inilah lapak judi tembak ikan di perbatasan Saribudolok Kecamatan Merek, Kabupaten Karo atau tepatnya tidak jauh dari lokasi wisata Tongging. (Ist/Sumutpost.id)

KARO, Sumutpost.id – Lapak judi tembak ikan makin marak dan bebas beroperasi di warung kopi perbatasan Merek-Saribudolok Kecamatan Merek, Kabupaten Karo atau tepatnya tidak jauh dari lokasi wisata Tongging. Tokoh agama Pt Gultom yang bisa dipanggil pak Pendeta mengancam akan membongkar lokasi perjudian itu.

Hal itu dikatakan Pt Gultom kepada media sebagai bukti kecemasan akan pengaruh negatif dari lapak perjudian yang disebut-sebut dikelola marga Simarmata seorang oknum anggota TNI  berpangkat Kopda.

Pantauan wartawan di salah satu warung kopi disana, permainan judi tembak ikan milik Kopda Simarmata yang kerap disebut bos judi asal Dairi, selalu ramai pemainnya.

BACA JUGA..  Pemprov Antisipasi Longsor Jalur Medan-Berastagi, Kadishub Sumut: Pengemudi Jangan Paksakan Diri Jika Cuaca Buruk

Di lokasi twrdapat 4 mesin judi tembak ikan. Sementara para pemain tampak mengelilingi setiap mesin tembak ikan yang berukuran petak 4 lebih mengarah ke persegi panjang.

Para pemain tidak diketahui berasal dari daerah mana. Tapi warung kopi yang buka 24 jam itu selalu dipenuhi orang baik pemain maupun calon pemain.

Melihat kondisi ini, tokoh agaman Pt Gultom yang rumahnya tidak jauh dari lokasi, mengaku sangat cemas. Pt Gultom juga meminta kepada pengelola agar segera msnutup bisnis haramnya itu.

“Saya berharap agar mesin itu jangan ada lagi disana atau di daerah sekitaran Kecamatan mMerek akabupaten akaro khususnya di perbatasan Merek Saribudolok,” ujarnya.

BACA JUGA..  Hasil Musda XI, Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut 2025–2030

Masih Pt Gultom, katanya, pihaknya akan memberikan reaksi nyata bila pemilik tidak menutup usahanya.

“Jangan sampai saya dan warga yang langsung turun kesana,” tegas pendeta dengan geram.

Hal yang  sama juga disampaikan salah satu warga yang rumahnya berada di seputaran perbatasan Merek-Saribudolok.

“Kami warga disini juga sangat resah bang atas kegiatan mesin judi itu, siang malam ramai terus tempat tersebut. Kami warga disini takut terjadi tindak pencurian ke rumah kami karena mesin judi tersebut dan kemungkinan narkoba juga semakin pesat beredar di daerah kami ini,” tuturnya kepada Sumutpost.id Selasa 8 Oktober 2024.

BACA JUGA..  Polres Binjai Rilis Hasil Operasi Patuh Toba dan Operasi Pekat Toba 2024

“Kami minta itu segera ditutup, kami tidak mau daerah kami ini jadi ajang perjudian dan sarang narkoba nantinya,” ucapnya lagi.

Sementara itu, warga berbeda memberitahukan bahwa lapak judi juga beroperasi di Jalansum Merek-Sidikalang tepatnya di Penginapan Bersama.

“Kami heran bang. Kok polisi tidak menindak perjudian ini padahal lokasinya segampang ini untuk digerebek. Kami duga kalau Polres Tanah Karo sudah mendapat jatah dari pemilik lapak judi ini” ujar warga yang memberikan informasi lokasi terbaru judi tembak iklan. (msp)