IKLAN

Kurir 2 Kg Sabu Dibekuk Polisi di Tol Amplas

Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan menyampaikan pengungkapan kasus sabu. (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN Sumutpost.id – Operasi senyap yang dilakukan tim Satresnarkoba Polres Batu Bara akhirnya berbuah hasil. Dua pria yang diduga kuat sebagai kurir narkoba jenis sabu tak berkutik saat dibekuk di gerbang Tol Amplas, Medan, Minggu siang (12/4/2026).

Penangkapan ini bukan tanpa perlawanan waktu. Sejak pagi, aparat sudah mengendus pergerakan mencurigakan dari Desa Ujung Kubu, Kecamatan Nibung Hangus. Informasi masyarakat tentang rencana transaksi sabu menjadi titik awal. Namun saat tim tiba di lokasi, target ternyata sudah bergerak—melaju dalam sebuah mobil Toyota Agya menuju arah Medan.

BACA JUGA..  Penggerebekan Diduga Bocor, Barak Narkoba di Langkat Kosong, Langsung Dibakar Polisi

Tak ingin kehilangan jejak, tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Arifin Purba langsung melakukan pembuntutan. Ketegangan berlangsung sepanjang perjalanan hingga mobil target masuk ke Tol Indrapura.

Pengejaran berakhir dramatis di pintu Tol Amplas sekitar pukul 14.55 WIB, ketika petugas memblokir laju kendaraan dan meringkus kedua pelaku di tempat.

Dua pria tersebut, AW (27) dan MJ (50), warga Kecamatan Medang Deras, tak mampu mengelak saat petugas menemukan barang bukti mencolok: sebuah tas ransel berisi dua bungkus sabu dengan berat bruto mencapai 2,1 kilogram. Nilai barang haram itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah di pasaran gelap.

BACA JUGA..  Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Hasil Tangkapan 4 Bulan

Dari hasil interogasi, terungkap bahwa keduanya hanya berperan sebagai kurir. Mereka mengaku diperintahkan mengirimkan sabu ke Pekanbaru melalui salah satu loket bus di Medan. Upah yang dijanjikan pun tak main-main—Rp5 juta per kilogram, angka yang menggiurkan namun berisiko tinggi.

Selain sabu, polisi turut mengamankan satu unit mobil, handphone, dan dokumen kendaraan yang digunakan dalam operasi pengiriman tersebut. Kini, kedua tersangka mendekam di Polres Batu Bara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA..  Pegang Bola Lampu Berisi Sabu, Bandar Muda di Binjai Dibekuk Polisi

Kapolres Batu Bara menegaskan, penangkapan ini baru permulaan. Aparat tengah memburu jaringan yang lebih besar di balik peredaran sabu lintas daerah ini.

“Ini tidak berhenti di sini. Kami akan telusuri sampai ke akar jaringan,” tegasnya.

Kasus ini kembali menjadi  pengingat: peredaran narkoba masih menjadi ancaman nyata, dengan jaringan yang rapi dan modus yang terus berkembang. Namun di sisi lain, kewaspadaan masyarakat dan kerja cepat aparat membuktikan bahwa ruang gerak para pelaku semakin sempit. (msp)