TAPSEL, Sumutpost.id – Pesantren Darul Mursyid yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali laksanakan Khutbatul Arsy yang diikuti semua guru. Karyawan dan santri di Aula Pesantren Darul Mursyid Selasa- Kamis 23 Juli 2025 s/d 25 Juli 2025.
Asep Safaat Siregar sebagai Kepala Divisi Humas dan Pemberdayaan Umat Pesantren Darul Mursyid mengungkapkan, kegiatan Khutbatul ‘Arsy ini dilaksanakan selama 3 hari sebagai bagian dari rangkaian awal tahun ajaran baru.
Disebut, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan makna sejati dari ilmu serta menggugah kesadaran akan arti kehidupan di lingkungan pesantren kepada seluruh santri, guru, dan karyawan Pesantren Darul Mursyid.
“Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut dan memperkenalkan konsep pendidikan pesantren kepada santri baru yang sedang melaksanakan training awal tahun pembelajaran TP. 2025-2026,” ungkapnya.
Yusri Lubis sebagai Direktur Pesantren Darul Mursyid menyampaikan, dalam acara Khutbatul ‘Arsy 2025, Pesantren Darul Mursyid kembali menerima santri baru putra dan putri baru kelas VII (tujuh) jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), kelas X (sepuluh) jenjang Madrasah Aliyah (MA) dari berbagai daerah.
“Untuk menimba ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum guna sebagai bekal dan modal di masa yang akan datang,” ungkapnya
Disebut, suasana lingkungan, disiplin dan sunnahnya yang ada di Pesantren ini memang sengaja diciptakan sedemikian rupa agar santri terlatih dan terdidik.
“Anak-anakku para santri Pesantren Darul Mursyid perlu diketahui bahwa tujuan utama segala kegiatan dan disiplin yang ada di Darul Mursyid adalah untuk pendidikan dan pengajaran. Karena sejatinya modal utama untuk kita dapat bertahan dan meraih sukses di masa akan datang bukanlah uang ataupun materi, namun modal utama sebenarnya yang dapat membuat kita jadi orang sukses di hari mendatang adalah ilmu. Dan dengan disiplinlah sebagai alat untuk kita terbiasa dan terdidik untuk memperoleh ilmu agama dan ilmu pengetahuan tersebut,” tutur Yusri Lubis.
Hal serupa juga disebut Ketua Umum Yayasan Pendidikan Pesantren Darul Mursyid. H Isron Harahap seraya menyambut positif kegiatan itu.
“Alhamdulillah kegiatan ini setiap tahun kita jalankan, melalui kegiatan ini, santri diajak memahami bahwa ilmu bukan sekadar kumpulan pengetahuan, melainkan cahaya yang membimbing perjuangan hidup seorang mujahid. Dengan semangat ini, Pesantren Darul Mursyid diharapkan dapat membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berjuang demi kebaikan umat,” ungkapnya.
Sementara itu Jafar Syahbudin Ritonga sebagai Pembina Pesantren Darul Mursyid yang juga saat ini sebagai Wakil Bupati Tapanuli Selatan berharap, lewat kegiatan ini diharapkan dapat lebih mengenal potensi para santri sekaligus menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif menumbuhkan peri-laku positif, jujur, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Ahlan wa Sahlan Biqudumikum kepada para santri baru, selamat bergabung di Pesantren Darul Mursyid. Mari sama-sama kita menata hati dan niat agar ikhlas menuntut ilmu di Pesantren ini dan sama-sama belajar dan berjuang untuk menegakkan kemajuan umat Islam,” ungkap Alumni S3 USM Malaysia itu. (msp)







