LUBUK PAKAM, Sumutpost.id – Aksi kejahatan jalanan (begal) makin beringas. Mereka nekat bertindak di tempat ramai dan di waktu hari masih terang.
Korban terbaru, seorang wanita cantik berbaju Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang merupakan seorang guru dipepet dan ditodong senjata tajam saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan – Lubuk Pakam, tepatnya di Pasar 6, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Selasa 20 Mei 2025 sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban hanya bisa pasrah saat dua orang pelaku begal memepetnya sambil menodongkan senjata tajam jenis pisau. Korban yang ketakutan merelakan sepeda motor Honda beat dengan nomor polisi BK 2050 MBN dirampas pelaku. Korban hanya bisa menangis dan menghubungi kerabatnya.
Korban Indira Dyandra warga Dusun III, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang. Saat kejadian korban pulang kerja dari arah Lubuk Pakam menuju Medan. Tepat di lokasi kejadian ia dipepet dua sepeda motor Yamaha NMax dan Honda Beat. Pelaku begal sempat memukul belakang badannya menyuruh korban berhenti sambil dan menodongkan pisau pada korban.
”Pelaku lalu merampas sepeda motor korban. Korban yang ketakutan hanya bisa pasrah dan menangis melihat sepeda motornya diambil paksa para pelaku,” ucap Mira teman korban Rabu 21 Mei 2025.
Kasus ini kini sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian. Namun kejadian ini sangat membuat warga resah. Bagaimana para begal berani beraksi di siang bolong. Masih sore dimana aktivitas masyarakat ramai.
”Iya makin ngeri sekarang di Tanjung Morawa siang bolong begal. Jalinsum itu ramai bukan dipelosok kampung,” ujar Mira. (msp)







