IKLAN IKLAN

Dituding Usir Wartawan, Kasi Humas Polres Binjai Tegas Bantah: “Itu Tidak Benar”

Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi, saat memberi pernyataan membantah keras tudingan yang menyebut dirinya maupun jajaran Polres Binjai melakukan pengusiran terhadap oknum wartawan serta enggan menjalin kemitraan dengan insan pers. (Melky/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Kasi Humas Polres Binjai, AKP Junaidi, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya maupun jajaran Polres Binjai melakukan pengusiran terhadap oknum wartawan serta enggan menjalin kemitraan dengan insan pers.

Bantahan tersebut disampaikan AKP Junaidi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/1/2026) siang, menyusul beredarnya informasi yang menuding adanya tindakan pengusiran di lingkungan Polres Binjai.

“Itu hal yang tidak benar. Saat saya bertemu yang bersangkutan di ruang SPKT, justru saya menyampaikan bagaimana kemitraan antara Polres Binjai dan rekan-rekan wartawan bisa lebih ditingkatkan,” tegas Junaidi.

Namun, lanjutnya, oknum wartawan tersebut justru melontarkan ucapan yang dinilai tidak pantas. Bahkan, yang bersangkutan menyatakan tidak bermitra dengan Polres Binjai pun tidak menjadi persoalan.

BACA JUGA..  6 OPD Binjai Dipanggil Kejari Terkait Puluhan Miliar Dana Insentif Fiskal 2024, Sekda dan Plt Kadis PUPR Mangkir

“Dia sambil pergi mengatakan, ‘ini akan kunaikkan beritanya’. Jadi kalau disebut kami mengusir, itu tidak benar. Dia pergi sendiri, bahkan meninggalkan saya di ruangan tanpa permisi,” ujarnya.

Tudingan pengusiran itu juga diarahkan kepada personel Polres Binjai, Aiptu Deking Surbakti, yang turut memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut.

Deking menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat dirinya berada di ruang Humas Polres Binjai untuk persiapan mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek yang akan digelar di halaman Polres Binjai.

BACA JUGA..  Tingkatkan Kamtibmas, Sat Samapta Patroli Siang Hari di Kota Tanjungbalai

“Saat itu saya berada di ruang Humas. Tiba-tiba datang seorang pria yang tidak saya kenal dan ingin bertemu Kasi Humas,” kata Deking.

Menurutnya, staf Humas telah menjelaskan bahwa Kasi Humas sedang tidak berada di tempat dan menyarankan agar yang bersangkutan menunggu di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Namun, pria tersebut justru menunjukkan sikap emosional dan tidak terima.

“Mendengar itu, saya datang dan menjelaskan bahwa akan ada upacara Sertijab di halaman Polres. Karena itu saya arahkan agar menunggu di ruang SPKT yang jaraknya tidak jauh dari ruang Humas,” jelasnya.

Deking menegaskan, arahan tersebut semata-mata untuk menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan resmi, bukan untuk mengusir. Namun, pria yang mengaku sebagai wartawan itu justru melontarkan ucapan bernada provokatif.

BACA JUGA..  Kapolrestabes Medan Tinjau Pos Pengamanan di Vihara Borobudur Jelang Imlek 2025   

“Ia berkata, ‘macam hebat kali kau, kok kau usir-usir aku’,” ujar Deking menirukan.

Untuk menghindari keributan,

Deking kemudian meminta bantuan personel Provos agar mengarahkan pria tersebut ke ruang SPKT. Saat hendak diarahkan, pria itu sempat merekam wajah Deking menggunakan ponsel sambil mencoba memprovokasi.

“Kejadian itu disaksikan personel Provos, anggota yang berada di halaman apel, serta dua rekan jurnalis yang sedang meliput upacara Sertijab,” pungkasnya. (msp)