IKLAN IKLAN

Buntut Dugaan Jual Beli Jabatan: Puluhan Massa PMII Desak DPRD Copot Kadis Kesehatan Langkat

Puluhan mahasiswa PMII bersama anggota Komisi II DPRD Kabupaten Langkat. (Ramlan Az/Sumutpost.id)

LANGKAT, Sumutpost.id –  Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) cabang Langkat -Binjai menggelar aksi damai di kantor DPRD Langkat, Kamis 1 Januari 2025. Mereka menuntut dr Juliana dicopot dari jabatannya selaku Kepala Dinas Kesehatan Langkat.

Aksi permintaan pencopotan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan itu atas viralnya kabar dugaan jual beli jabatan kepala Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat.

Diketahui, seperti pemberitaan media ini beberapa waktu lalu dinarasikan bahwa seorang oknum Kepala Tata Usaha Puskesmas di Langkat mengaku telah menyetor uang Rp65 juta kepada Kadis Kesehatan untuk mendapatkan jabatan Kapala Puskesmas.

BACA JUGA..  Ungkap Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah, Bupati Asri Ludin Tambunan: Ini Langkah Awal Pembersihan Sistem Pendidikan

Menyahuti tuntutan puluhan massa PMII, Juriah selaku anggota DPRD kabupaten Langkat dari Fraksi PDI Perjuangan berjanji akan memanggil Kadis Kesehatan.

“Guna menindaklanjuti harapan adik-adik dalam kegiatan aksi damai pada saat ini maka kami akan memanggil dr.Juliana Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat serta oknum berinisial AY yang disebut sebagai calon Kepala Puskesmas Cengal Kecamatan Tanjung Pura yang katanya telah membayar untuk jabatan tersebut,” ujar anggota Komisi II DPRD Kabupaten Langkat yang juga didampingi beberapa anggota Komisi II lainnya.

BACA JUGA..  Setelah Polri, Presiden Prabowo Diminta Bentuk Komite Reformasi KPK

“Untuk itu, kami akan mengundang dr Juliana selaku kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dan juga mengundang AY oknum Tata Usaha Puskesmas Tanjung Beringin dalam agenda Rapat Dengar Pendapat di Komisi II DPRD kabupaten Langkat pada tanggal 07 Januari 2025 mendatang,” kata Juriah.

Dikatakan Juriah, pihaknya akan  klarifikasi para pihak terkait atas informasi berita viral tersebut.

BACA JUGA..  Polres Binjai Ringkus 11 Bandar Narkoba, Sita Sabu dan Ekstasi dari 9 Lokasi Berbeda

“Jika hal ini terbukti maka kami akan menerbitkan rekomendasi jika perlu rekomendasi penggantian Kadis Kesehatan kepada Ketua DPRD untuk selanjutnya disampaikan kepada Pj Bupati,” ucapnya. (msp)