BINJAI, Sumutpost.id – Seorang oknum ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) berinisial RS, warga Namu Ukur Utara, disebut-sebut menjadi sosok yang meresahkan warga Namu Ukur Selatan, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.
Bersama sejumlah anggotanya, RS diduga kerap melakukan aksi teror di lingkungan tersebut. Keresahan warga bahkan semakin memuncak.
Seorang warga berinisial BMM mengaku, hanya dengan melihat RS tampil siaran langsung di media sosial TikTok saja sudah menimbulkan ketakutan.
“Bang, naikkan video ini. Kami resah, dia masih bebas berkeliaran,” ujar BMM melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Rabu (22/4) malam.
BMM juga mengirimkan video berdurasi 27 detik berupa tangkapan layar (screenshot) yang menggambarkan keberadaan RS. Video tersebut disebut sebagai bukti kekhawatiran warga yang merasa tidak aman.
Menurut warga, aksi teror yang diduga dilakukan RS dan kelompoknya bukan pertama kali terjadi. Mereka kerap berkeliling menggunakan mobil ormas sambil melakukan intimidasi, bahkan menyeret parang di jalanan kampung tanpa tersentuh hukum.
Aksi tersebut diduga berkaitan dengan kasus pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Esra Ginting di kawasan Jembatan Namu Ukur pada Februari lalu. Dalam kejadian itu, korban mengalami luka tembak senjata jenis gojlok yang menembus bagian dada dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Murni Teguh, Medan.
Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Hingga kini, polisi telah mengamankan satu tersangka berinisial Bacok Ginting. Namun, korban mengaku saat kejadian dirinya dikeroyok oleh sekitar 15 orang, yang diduga melibatkan oknum dari kelompok RS. Bahkan, sepeda motor korban disebut dibuang ke Sungai Namu Ukur.
Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
“Kalau ada bukti kuat, pasti kita tangkap,” tegas Hizkia.
Sementara itu, Kapolsek Sei Bingei, AKP Endramawan Sitepu, menyebutkan bahwa penanganan perkara tersebut berada di Polres Binjai.
“Saya sedang kurang enak badan, nanti Senin kita jumpa di Polres ya,” ujarnya singkat. (msp)








