IKLAN

Anggota DPRD Medan dari Demokrat dan PDIP Baku Hantam di Kamar Mandi

Anggota Komisi III DPRD Medan terlibat perkelahian di kamar Mandi Gedung DPRD Medan, Selasa (18/3/2025). (Ist/medsos/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Dua Anggota DPRD Medan, Dodi Robert Simangunsong dan David Roni Ganda Sinaga baku hantam pada Selasa (17/3/2025). Peristiwa itu terjadi di kamar mandi yang terletak di lantai 3 gedung DPRD Medan.

Dalam video yang beredar, terdengar kedua anggota dewan berasal dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan itu saling memaki.

Dalam video itu, tampak Dodi Robert dilerai oleh security. Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen pun terlihat untuk mencoba menenangkan kedua koleganya itu.

BACA JUGA..  Pasangan Sejoli Digerebek Warga Tanpa Busana di Tanjungbalai

Belum diketahui apa pemicu kedua anggota dewan yang duduk di Komisi 3 DPRD Medan itu saling memaki hingga berujung adu fisik tersebut.

Dari keterangan sumber dan yang melihat langsung kejadian menceritakan kejadian itu bermula saat David Roni Ganda Sinaga akan ke kamar mandi yang berada di lantai 3.

Memang pada saat itu, keduanya mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Masih oleh saksi, tak lama berselang tampak Dodi Simangunsong pun masuk ke kamar mandi tersebut.

BACA JUGA..  Hari Ini PDIP Serahkan SK Dukungan kepada Bacakada di Sumut, dr Asri Ludin Tambunan di Deliserdang

“Gak tau kenapa yang terjadi, Tiba-tiba terdengar dari arah kamar mandi keduanya ribut dan saling memaki,” katanya lagi.

Karena terdengar ribut, katanya, membuat Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen pun keluar dari ruangan Komisi 3 dan bergegas melihat kejadian itu.

Zulkarnaen, katanya, dibantu oleh beberapa orang security pun melerai dan meredakan kedua anggota dewan yang juga diketahui berasal dari satu daerah pemilihan (dapil) yakni dapil Kota Medan 4 itu.

BACA JUGA..  Jadi Polda Terbaik di Indonesia, Pj Gubsu Apresiasi Polda Sumut

Dodi Robert Simangunsong maupun David Roni Ganda Sinaga belum mau memberikan keterangan terkait video keributan yang beredar tersebut.

Zulkarnaen pun saat dikonfirmasi meminta kepada wartawan untuk tidak mempublikasikan peristiwa itu.

“Ini menyangkut harga diri kita bang, gak usah lah diberitakan,” pinta Zul.

Sekretaris DPRD Kota Medan, M. Ali Sipahutar ketika dimintai keterangan menyatakan belum tahu peristiwa tersebut. (msp)