BINJAI, Sumutpost.id – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memberikan tanggapan resmi terkait video viral di media sosial TikTok yang menyoroti kondisi Jalan Alpukat Raya, Kecamatan Binjai Barat.
Video tersebut memperlihatkan sejumlah warga melakukan perbaikan jalan secara swadaya. Dalam unggahan itu juga muncul narasi yang menyebut pemerintah dinilai tidak peduli terhadap kondisi jalan tersebut.
Menanggapi hal itu, Pemko Binjai langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) untuk memastikan kondisi serta status penanganan Jalan Alpukat Raya.
Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, M. Ikhsan Siregar, S.H., M.H., mengatakan Pemko Binjai tidak menutup mata terhadap aspirasi masyarakat maupun kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian serta semangat gotong royong warga di Jalan Alpukat Raya. Namun, kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak bermedia sosial. Mohon tidak terburu-buru menggiring opini negatif sebelum mendapatkan informasi yang utuh dari pemerintah,” ujar M. Ikhsan Siregar.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kota Binjai, Wahyu Umara, S.T., memastikan Jalan Alpukat Raya telah masuk dalam agenda prioritas pembangunan tahun anggaran 2026.
Menurutnya, penanganan jalan tersebut akan dilakukan melalui dana Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 dengan pagu anggaran sebesar Rp780 juta.
“Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa Jalan Alpukat Raya, Kecamatan Binjai Barat, telah resmi masuk dalam program penanganan dan perbaikan melalui dana TKD tahun anggaran 2026 ini. Pemerintah telah mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp780 juta untuk pengaspalan dan perbaikan permanen di lokasi tersebut,” jelas Wahyu Umara.
Dengan adanya kepastian program dan anggaran tersebut, Pemko Binjai menegaskan bahwa penanganan Jalan Alpukat Raya bukan diabaikan. Pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur dilakukan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Pemko Binjai juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kota Binjai secara transparan dan akuntabel, demi mendukung kenyamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat. (msp)







