LANGKAT, Sumutpost.id – Anggota DPRD Langkat, Juriah, dituding sebagai calo Tenaga Kerja Suksrela (TKS) di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Langkat.
Sangkaan yang dialamatkan kepada anggota fraksi PDI Perjuangan itu, ditanggapi tokoh masyarakat Langkat, Safi’i.
Safi’i mengatakan bahwa tudingan kepada Juriah tidak mendasar dan sangat disayangkan. Mantan anggota DPRD Langkat menyebut Juriah sedang difitnah orang yang tidak bertanggungjawab.
“Saya sangat menyayangkan tudingan itu karena tenaga kerja sukarela bekerja tanpa digaji oleh Dinas Kesehatan,” ujar mantan anggota DPRD Langkat itu kepada Sumutpos.id pada Kamis (19/12/2024).
Kata Safi’i, bahwa Juriah selaku wakil rakyat wajar jika ada masyarakat atau keluarganya yang minta tolong untuk dimasukkan sebagai TKS di rumah sakit sesuai bidangnya, saya kira wajar-wajar saja. “Jika ada tudingan Juriah sebagai calo ini sangat Naif,”.
Saat saya masih menjadi anggota DPRD Langkat ribuan kartu BPJS gratis untuk masyarakat saya uruskan tanpa dipungut biaya, begitu juga berapa banyak warga yang datang minta untuk dimasukan kerja dan insyallah atas bantuan kita mereka bisa bekerja, kata Safi’i.
Apa yang dilakukan Juriah hari ini adalah hal yang wajar karena yang namanya wakil rakyat tentunya menerima aspirasi dan memperjuangkan hak-hak takyat.
“Saya pahami dari bahasa yang telah viral saat ini terlalu berlebihan yang tujuannya tidak lain hanya ingin menjatuhkan martabat Juriah sebagai anggota DPRD Langkat,” tegas Safi’i. (msp)








