TEBINGTINGGI, Sumutpost.id – Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kota Tebingtinggi menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas PW HIMMAH Sumatera Utara yang menyerukan perang melawan narkoba di Sumut. Dukungan itu bukan sekadar pernyataan simbolik, melainkan sinyal bahwa organisasi kepemudaan mulai turun langsung menghadapi ancaman yang dinilai semakin menggerogoti masa depan generasi muda.
Ketua PC HIMMAH Kota Tebingtinggi, Sandi Pratama kepada Sumutpost.id, Jumat sore (29/05/2026) menegaskan pihaknya siap menjadi garda terdepan bersama PW HIMMAH Sumut dalam gerakan penyelamatan pemuda dari bahaya narkoba yang kini dinilai sudah masuk ke berbagai lini kehidupan masyarakat.
“Narkoba bukan lagi ancaman biasa. Ia sudah menjadi racun sosial yang merusak masa depan anak-anak muda, menghancurkan keluarga, dan mengikis moral generasi. Kami tidak akan tinggal diam. HIMMAH harus hadir di tengah masyarakat sebagai kekuatan moral dan gerakan sosial,” tegas Sandi.
Sandi yang baru sepekan terpilih sebagai Ketua melalui Konfercab ke-V HIMMAH Kota Tebingtinggi itu menyebut, perang melawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar hingga masyarakat sipil harus ikut mengambil peran nyata agar Kota Tebingtinggi tidak menjadi ladang subur peredaran narkotika.
Sebagai bentuk keseriusan, PW HIMMAH Sumut dan PC HIMMAH Kota Tebingtinggi menyiapkan sejumlah langkah konkret. Mulai dari aksi turun ke jalan menyuarakan tuntutan pemberantasan narkoba, kampanye edukasi anti narkoba di sekolah dan kampus, hingga membuka posko pengaduan masyarakat untuk mempercepat informasi terkait dugaan peredaran narkoba kepada pihak berwenang.
Didampingi Sekretaris PC HIMMAH Kota Tebingtinggi, Muhammad Prima, Sandi juga mengingatkan bahwa diam terhadap narkoba sama artinya memberi ruang bagi kehancuran generasi muda.
“Pemuda Tebingtinggi jangan hanya jadi penonton saat daerah ini dirusak narkoba. Kita harus menjadi benteng terakhir. Kalau generasi muda sudah kalah oleh narkoba, maka yang runtuh bukan hanya individu, tapi masa depan daerah ini,” ujarnya.
PC HIMMAH Kota Tebingtinggi turut mengajak seluruh organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, tokoh masyarakat, hingga elemen warga untuk membangun gerakan bersama melawan narkoba. HIMMAH Kota Tebingtinggi dan Himmah Sumut menilai perang terhadap narkoba harus menjadi gerakan kolektif, bukan sekadar jargon seremonial.
Di tengah maraknya kasus narkotika yang terus menghantui Sumatera Utara, langkah HIMMAH ini menjadi pesan keras bahwa kalangan muda mulai bersikap bahwa masa depan Kota Tebingtinggi tidak boleh dikuasai barang haram. (msp)







