IKLAN IKLAN

Gedung DPRD Binjai Diguncang Gelombang Aksi, Ribuan Massa Teriakkan “Bubarkan DPR, RIP Affan Kurniawan!”

Ribuan massa aksi demo mahasiswa dan ojol menggeruduk kantor DPRD Kota Binjai, Senin 1 September 2025. (Melky/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Suasana tegang menyelimuti Gedung DPRD Binjai, Senin (1/9/2025) siang. Ribuan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Pro Binjai bergabung dengan ratusan driver ojek online (ojol) menyerbu kantor dewan di Jalan Veteran. Suara teriakan dan dentuman orasi membahana, menggetarkan dinding gedung wakil rakyat.

Sekitar pukul 14.40 WIB, konvoi massa bergerak dari Terminal Kota Binjai dengan iring-iringan mobil pikap dan sepeda motor. Sepanjang jalan, spanduk raksasa dibentangkan dengan tulisan bernada perlawanan: “Bubarkan DPR, RIP Affan Kurniawan! RIP Demokrasi! Dewan Penipu Rakyat!”

Di tengah kawalan ketat aparat gabungan, Kapolres Binjai AKBP Bambang C. Utomo turun langsung mengawasi jalannya aksi. Namun sorak-sorai massa terus menggema, menuding DPRD Binjai sebagai pengkhianat rakyat.

BACA JUGA..  Pj Gubernur Tetapkan UMP Sumut 6,5% dan 8 Sektor UMSP, Ini Besarannya

Dewan Disebut “Pengkhianat Rakyat”

Massa menuding DPRD telah mengabaikan kepentingan rakyat dengan menaikkan pajak dan menerima tunjangan besar. Orator aksi, Nofrizal, lantang menuding dewan telah memperlakukan rakyat sebagai musuh.

“Hari ini kita datang tanpa batu, tanpa senjata. Tapi apa? Disambut dengan tameng dan pentungan, seolah kita ini pengacau!” teriaknya, disambut sorakan ribuan demonstran.

Situasi sempat memanas, aksi dorong-dorongan terjadi antara mahasiswa dengan aparat, namun segera diredam oleh koordinator aksi.

BACA JUGA..  PT Universal Gloves Cemari Lingkungan, Kejatisu Perintahkan Kejari Deli Serdang Lidik Perusahaan

Ojol Turut Angkat Suara: Dewan Penipu Rakyat

Tidak hanya mahasiswa, para ojol juga meluapkan kemarahannya. Di atas mobil komando, salah seorang perwakilan ojol menuding keras DPRD sebagai “Dewan Penipu Rakyat”.

“Gedung ini milik rakyat, bukan kandang tikus berdasi! Kami menuntut keadilan untuk almarhum Affan Kurniawan!” serunya lantang.

Nama Affan Kurniawan kembali bergema di antara ribuan massa. Driver ojol malang itu tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat aksi sebelumnya, dan kini dijadikan simbol perlawanan.

BACA JUGA..  Mahasiswa Geruduk DPRD Binjai, Polres Hadang Dengan Sholawat

Doa & Sholat Ghoib di Tengah Panasnya Aksi

Di sela riuhnya teriakan, orator Oza Hasibuan mengajak massa menundukkan kepala. Aksi hening seketika berubah khidmat saat seluruh peserta menggelar doa bersama dan sholat ghoib untuk mendiang Affan.

“Kami datang bukan untuk pertumpahan darah, tapi untuk menuntut keadilan. Ingat, aksi ini harus terpimpin,” tegas Oza, disambut pekikan takbir dari barisan massa.

Aksi berlanjut dengan tuntutan utama: evaluasi total DPRD Binjai, bubarkan DPR, dan keadilan untuk Affan. (msp)