IKLAN
MEDAN  

Sudaryono Dijadwalkan Lantik Pengurus Baru DPW Tani Merdeka Sumut, DPN Terbitkan SK Periode 2026–2031

Foto: Istimewa/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 441/SK-DPN/TANIMERDEKA/V/2026 tentang Susunan Kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2031.

SK yang ditetapkan di Jakarta pada 6 Mei 2026 tersebut ditandatangani Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir dan Sekretaris Jenderal H. Nandang Sudrajat, serta diketahui Ketua Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia, Sudaryono.

Dalam keputusan tersebut, DPN sekaligus mencabut SK Nomor 051/SK-DPN-TANIMERDEKA/VI/2024 tentang susunan kepengurusan DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara periode 2024–2030 dan menetapkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031.

Berdasarkan lampiran SK, Gusmiyadi, S.E. dipercaya memimpin DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara sebagai Ketua. Ia didampingi Ainal Mardiah, S.Pd., M.Si. sebagai Ketua Harian.

BACA JUGA..  Saksikan Go Skateboarding Day 2026 di Medan, Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

Struktur kepengurusan turut diperkuat oleh sejumlah wakil ketua yang membidangi berbagai sektor strategis, mulai dari organisasi, hubungan antar lembaga, politik, advokasi dan bantuan hukum, kelautan dan perikanan, peternakan, perkebunan, penelitian dan pengembangan, sarana dan prasarana, usaha dan koperasi, industri dan teknologi, informasi dan komunikasi, sosial dan mitigasi bencana, SATGAS, pemberdayaan perempuan hingga kepemudaan.

Pada jajaran Dewan Pembina, Gubernur Sumatera Utara ditetapkan sebagai Ketua, sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara menjabat Sekretaris. Dewan Pembina juga melibatkan unsur dari berbagai instansi yang berkaitan dengan sektor pertanian, perkebunan, pangan, karantina, hingga Perum Bulog.

Sementara Dewan Penasehat dipimpin Ade Jona Prasetyo, SH., M.M. sebagai Ketua dan Sugiat Santoso, S.E. sebagai Sekretaris, serta beranggotakan sejumlah tokoh, di antaranya Sabam Rajagukguk, Jejen Kusnawan, Muhammad Misbah, Harun Mustafa Nasution, H. Dr. Drs. Aripay Tambunan, Dr. Wihamo, Riduwan, Irwan Nasution, Ricky Prananda Nasution, S.E., dan Alwendra Frans Ulin Barus, SSTP., M.Si.

BACA JUGA..  Rutan Kelas I Medan Zoom Meeting Sertifikat Rehabilitasi UPT Pemasyarakatan

Dalam konsideran SK disebutkan bahwa pembentukan kepengurusan baru merupakan langkah strategis untuk memperkuat organisasi Tani Merdeka Indonesia dalam memperjuangkan kesejahteraan petani, memperluas jaringan organisasi hingga ke daerah, serta mendukung program ketahanan pangan nasional.

Salah satu figur yang turut bergabung dalam kepengurusan baru adalah Rianto, SH., MH., yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi. Rianto yang akrab disapa Anto Genk dikenal sebagai CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara.

Pelantikan pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara semula dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Namun, panitia mengumumkan perubahan jadwal sehingga pelantikan diundur menjadi Selasa, 28 Juli 2026 pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA..  Sumut Pelopori Sistem Pendaftaran Bisnis SDGs Pertama di Indonesia

Prosesi pelantikan direncanakan berlangsung di BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Jalan Ngalengko, Perintis, Kota Medan. Ketua Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia, Sudaryono, dijadwalkan hadir sekaligus melantik jajaran pengurus DPW Sumatera Utara.

Sudaryono juga dikenal sebagai mantan Wakil Menteri Pertanian RI dan saat ini menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Momentum pelantikan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan konsolidasi organisasi Tani Merdeka Indonesia di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, serta menyukseskan program ketahanan pangan nasional. (msp)