MEDAN, Sumutpost.id – Sembilan rumah toko (Ruko) berlantai tiga di Jalan Garuda Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang terbakar, Minggu 26 Juli 2026 siang.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Namun kerugian materi yang dialami para korban mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali muncul di lantai 2 ruko yang dijadikan rumah tempat tinggal dan usaha Haulianta Salon. Warga sekitar yang berada di luar ruko melihat adanya api disertai asap tebal langsung berteriak kebakaran.
Sontak sejumlah para pekerja di salon berhamburan keluar ruko. Namun api semakin membesar dan merembet ke lantai tiga bangunan. Para pekerja salon dibantu warga sekitar berusaha mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam ruko.
Hanya hitungan menit, api merembet ke bangunan di sebelahnya. Ruko yang dijadikan tempat tinggal serta usaha kelontong dan rumah makan itu juga mengalami kebakaran di lantai dua dan tiga. Sebagian pemilik rumah mengevakuasi barang-barangnya yang berada di lantai satu.
Tak lama berselang 6 armada mobil Pemadam Kebakaran Kota Medan tiba di lokasi dan langsung menyemprotkan air ke lantai dua dan tiga. Petugas sempat kewalahan untuk memadamkan api karena titik api di lantai 3 agak susah dipadamkan. Selain itu api juga tembus hingga ke belakang ruko. Akhirnya petugas pemadam membawa selang ke lantai dua dan tiga untuk memadamkan api.
Setelah hampir 2 jam berjibaku dengan api, akhirnya petugas pemadam berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan guna mengantisipasi munculnya api.
Tampak di lokasi kebakaran personel Polsek Medan Tembung melakukan pendataan serta memintai keterangan para pemilik rumah. Sementara ribuan warga memadati lokasi guna melihat secara langsung proses petugas pemadam kebakaran memadamkan api.
Kepala Lingkungan (Kepling) Lingkungan 5, Thamrin saat diwawancarai di lokasi mengatakan ada sekitar 8-9 ruko yang terdampak kebakaran.
“Syukurnya tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Saat kejadian yang ada hanya pekerja salom, dan pemilik ruko saat ini masih sedang kami hubungi serta didata,” kata Kepling.
Sementara itu Kepala Bidang Pemadam pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Leorencius Manurung menjelaskan untuk rumah yang terdampak, terdapat delapan unit.
Namun, rata-rata kerusakan hanya sampai sekitar sepertiga bagian bangunan. Sementara itu, pada rumah kedelapan, yang terdampak hanya bagian ujungnya saja, sekitar tiga meter.
“Begitu menerima informasi awal, kami langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Informasi awal yang kami terima menyebutkan lokasi berada di kawasan Medan yang berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang,” katanya.
Ia menambahkan, api tidak langsung merambat ke seluruh bangunan karena petugas segera melakukan penanganan. Hingga saat ini tercatat delapan rumah terdampak, dengan tiga rumah mengalami kerusakan yang cukup berat.
“Sementara untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” tutup Leorencius. (msp)







