IKLAN
BOLA  

Prediksi Red Star vs Hapoel Beer-Sheva , Champions League 12 Agustus 2026

Red Star vs Hapoel Beer-Sheva

SUMUTPOST.ID – Prediksi Red Star vs Hapoel Beer-Sheva dalam laga Champions League, Meski sempat tertinggal, Red Star Belgrade siap menjamu Hapoel Be’er Sheva di Stadion Rajko Mitic pada hari Selasa untuk laga leg kedua putaran ketiga kualifikasi Liga Champions.

Tim berjuluk *Red-Whites* ini kalah 0-1 dari *The Camels* pada leg pertama, namun mereka optimistis mampu membalikkan keadaan tengah pekan ini.

Secara keseluruhan, Red Star asuhan Dejan Stankovic mengawali musim 2026-27 dengan sangat baik, namun kekalahan pada leg pertama pekan lalu bisa berdampak cukup fatal.

Baru-baru ini, *Red-Whites* berhasil mengamankan tiga poin di Serbian SuperLiga dengan kemenangan 2-0 atas Novi Pazar, berkat gol dari Aleksandar Katai dan Jay Enem yang masing-masing dicetak sebelum dan sesudah jeda babak pertama.

Hasil tersebut menandai kemenangan liga ketiga berturut-turut—awal yang sempurna bagi upaya Stankovic mempertahankan gelar—sekaligus kemenangan kelima dari enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

BACA JUGA..  Prediksi Kamboja vs Bhutan, International Friendlies 4 Juni 2026

Catatan impresif ini memberi harapan bagi Red Star bahwa kekalahan di leg pertama hanyalah insiden sesaat, terutama mengingat klub ini selalu berhasil menembus fase grup atau fase liga kompetisi UEFA dalam sembilan musim terakhir.

Selain itu, tuan rumah menyongsong laga hari Selasa ini dengan rekor tak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang terakhir, sehingga para penggemar pun merasa optimistis dengan peluang tim mereka.

Di sisi lain, HBS asuhan Ran Kozuch juga merupakan juara liga domestik mereka, namun awal musim 2026-27 bagi mereka berjalan kurang konsisten.

*The Camels* mengawali musim dengan kekalahan 1-3 dari Maccabi Tel Aviv di Piala Super Israel pada 16 Juli, sebelum kalah 1-2 pada leg pertama putaran kedua kualifikasi Liga Champions melawan Vikingur Reykjavik.

Namun, tim asuhan Kozuch tampaknya telah bangkit; mereka membalikkan keadaan dengan kemenangan 2-0 pada leg kedua melawan Vikingur untuk melaju ke putaran ketiga, sebelum kemudian menaklukkan Red Star pekan lalu.

BACA JUGA..  Prediksi Crystal Palace vs Everton, Premier League 10 Mei 2026

Terlepas dari hasil pertandingan, sang pelatih tentu sangat puas dengan kemampuan timnya mencatatkan *clean sheet* (tidak kebobolan) secara berturut-turut menjelang laga hari Selasa ini—sebuah pencapaian yang baru kembali diraih HBS sejak awal Mei lalu. Peningkatan performa tersebut memberikan harapan bagi para pendukung, namun mengingat tim tamu sempat menelan kekalahan dalam dua laga tandang berturut-turut sebelum pertandingan ini, masih harus dilihat apakah mereka mampu bertahan.

Hal lain yang membuat penggemar meragukan HBS adalah rekor mereka di kompetisi Eropa; klub ini belum pernah melaju lebih jauh dari putaran ketiga kualifikasi kompetisi UEFA mana pun sejak partisipasi mereka di fase grup Conference League pada musim 2022-23.

Red Star memiliki skuad yang secara umum dalam kondisi bugar untuk laga ini, meskipun mereka tidak diperkuat bek kiri berusia 18 tahun, Adem Advic, yang mengalami cedera ligamen krusiat pada bulan Juni.

BACA JUGA..  Prediksi Midtjylland vs Besiktas, Europa League 31 Juli 2026

Tanpa kehadirannya, Nair Tiknizyan kemungkinan akan kembali mengisi posisi bek kiri dalam formasi empat bek, bersama Strahinja Erakovic, Derrick Luckassen, dan Seol Young-woo.

Sementara itu, HBS tidak dapat menurunkan bek kiri serbabisa Matan Baltaxa yang sedang menjalani skorsing akibat kartu merah pada leg pertama; sebagai gantinya, pemain rekrutan musim panas Pedro Amador berpeluang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bagi tim berjuluk ‘The Camels’ tersebut.

Di lini depan, penyerang Joao Victor sudah hampir pulih dari cedera hamstring, namun kemungkinan besar masih akan absen dalam pertandingan krusial hari Selasa ini.

Mengingat situasi tersebut, Bruno Duarte diperkirakan akan kembali memimpin lini serang, didukung oleh Osman Bukari, Vasilije Kostov, dan Mirko Ivanic.(*)

(sumber: sportsmole)