SUMUTPOST.ID – Prediksi NEC Nijmegen vs Olympiakos dalam laga Champions League, Suasana di Goffertstadion akan sangat meriah pada hari Selasa saat tim debutan babak pendahuluan Liga Champions, NEC, menjamu Olympiacos di Nijmegen untuk laga leg kedua putaran kualifikasi ketiga.
Dengan tiket ke babak *play-off* sebagai taruhannya, hasil imbang pada pertemuan pertama di Yunani pekan lalu membuat laga leg kedua ini menjanjikan duel yang menegangkan bagi kedua tim yang tampaknya sedang tidak dalam performa terbaiknya.
Meski dikenal dengan pendekatan permainan yang agresif dan berani mengambil risiko (*all-or-nothing*), musim NEC sejauh ini—meskipun baru melalui sedikit pertandingan—berjalan dengan performa yang mengejutkan karena terasa biasa-biasa saja.
Walaupun anak asuh Dick Schreuder merayakan hasil imbang yang cukup membanggakan pada leg pertama pekan lalu, mereka justru tersandung dalam laga pembuka Eredivisie melawan Telstar pada hari Sabtu. Mereka kalah 2-1 di kandang sendiri, Nijmegen, menghadapi lawan yang pada musim sebelumnya finis hanya terpaut lima poin dari zona *play-off* degradasi.
Jika menghitung hasil pramusim, kekalahan akhir pekan lalu memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi empat pertandingan—tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan. Secara keseluruhan, ini berarti mereka telah menelan lima kekalahan dalam sembilan laga jika pertandingan pemanasan juga diperhitungkan.
Hal lain yang mencolok adalah ketidakmampuan NEC mencetak gol secara konsisten seperti biasanya; dalam empat pertandingan terakhir, mereka gagal mencetak gol atau hanya mampu mencetak maksimal satu gol. Mereka kalah 1-0 dari Elfsborg dan bermain imbang melawan Olympiacos, sementara kekalahan 2-1 dari Sevilla dan Telstar semakin memperpanjang tren negatif tanpa kemenangan tersebut.
Kini, tim debutan di kompetisi Eropa ini berupaya menemukan kembali ketajaman lini depan mereka demi melaju ke babak *play-off*, di mana Union Saint-Gilloise atau Bodo/Glimt telah menanti.
Menaklukkan Olympiacos bukanlah tugas mudah, meskipun tim asal Yunani tersebut mencatatkan hasil yang kurang meyakinkan selama masa jeda musim dan pada pertandingan kompetitif pertama mereka di musim 2026-27.
Sama seperti tim tuan rumah, skuad asuhan Jose Luis Mendilibar gagal memenangkan satu pun dari empat pertandingan terakhir mereka—termasuk laga pramusim—namun performa tim berjuluk *Red-Whites* tersebut bisa dibilang lebih buruk. Setelah gagal mencetak gol dalam tiga dari pertandingan-pertandingan tersebut, *Erythrolefkoi* menyongsong laga hari Selasa dengan catatan tanpa kemenangan saat menghadapi Ajax, Royal Antwerp, AZ Alkmaar, dan NEC—meskipun hasil imbang tanpa gol terakhir sempat memutus rentetan tiga kekalahan beruntun.
Kekalahan 1-0 dari Ajax diikuti dengan kebobolan total enam gol dan hanya mencetak dua gol dalam kekalahan melawan Royal Antwerp (3-0) dan AZ (3-2), kendati banyak pihak mengingatkan bahwa laga-laga tersebut hanyalah pertandingan persahabatan.
Meski demikian, memasuki babak kualifikasi kompetisi Eropa tanpa momentum kemenangan jelas bukan bagian dari rencana utama Mendilibar; akan menarik untuk melihat apakah ambisi klub asal Yunani ini untuk kembali ke fase liga kompetisi tersebut akan terhenti di Nijmegen pekan ini.
NEC memiliki beberapa pemain yang absen karena cedera atau tidak memenuhi syarat tampil: Vito van Crooij tidak disertakan; begitu pula Koki Ogawa yang tidak masuk dalam skuad dan dikabarkan sedang mengalami masalah kebugaran; Perr Schuurs, Bram Nuytinck, dan Yassin Moslih sedang cedera, sementara Adam Tahaui tidak akan bermain meskipun sempat berkontribusi tiga gol selama pramusim.
Kaj Sierhuis dan pemain veteran Dusan Tadic telah menjalani debut liga mereka untuk NEC pada akhir pekan lalu, memberikan Schreuder tambahan opsi pembeda laga jika Tjaronn Chery dan Bryan Linssen gagal menembus pertahanan tim tamu.
Kondisi Panagiotis Retsos diragukan untuk laga hari Selasa setelah ia ditarik keluar pada menit ke-64 di leg pertama di Piraeus, yang mungkin memaksa Mendilibar melakukan perubahan di posisi bek tengah.
Namun, Yusuf Yazici dipastikan tetap absen bagi tim tamu pekan ini; gelandang serang tersebut masih belum bisa bermain akibat masalah lutut parah yang dideritanya pada bulan Mei.
Ayoub El Kaabi mungkin mencetak 18 gol liga musim lalu, namun penyerang ini belum menunjukkan performa terbaiknya sejak kembali dari tugas Piala Dunia bersama Maroko, sementara Mehdi Taremi—yang mencetak 10 gol—tidak disertakan dalam skuad untuk putaran ketiga kualifikasi.(*)







