MEDAN, Sumutpost.id – BPJS Kesehatan Cabang Medan melakukan pemantauan terhadap kondisi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) yang dinilai penuh akibat peningkatan jumlah pasien.
Hal itu dikatakan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, dr Yasmine Ramadhana Harahap bahwa tiga minggu terakhir jumlah pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) cukup tinggi di RS.
“Mungkin kita lihatI Intalasi Gawat Darurat (IGD) belakangan sering penuh, ruangan (kamar rawat inap) juga sering penuh dan sebenarnya ada ledakan atau penambahan kasus H1N1 yang merupakan penyakit Influenza,” ujar Yasmine, Senin (28/9/2026).
Dijelaskan Yasmine, peningkatan pasien dan ledakan kasus Influenza terjadi di RS Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Pihaknya mendapat surat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut) terkait kondisi itu.
Lebih lanjut, Yasmine mengatakan surat yang diterima BPJS Kesehatan pada 22 September 2026 lalu terkait kesiapsiagaan yang juga didapatkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan di Sumut.
“Suratnya meminta kita bersiap siaga, kondisi saat ini juga belum dikategorikan sebagai wabah ataupun Kejadian Luar Biasa (KLB), jadi pastinya kami akan bersiap untuk hal tersebut,” ucapnya.
Menurutnya jika kondisinya sudah dinyatakan wabah, kondisi ini tidak menjadi tanggungan dari BPJS Kesehatan. Ia pun tak menepis kondisi RS yang belakangan penuh akibat peningkatan pasien.
“Memang saat ini RS kita penuh, salah satunya disebabkan oleh hal ini (kasus Influenza yang meningkat), saya juga keliling ke beberapa RS melihat IGD itu penuh ya pada minggu lalu,” tuturnya.
RS yang penuh, dikatakan Yasmine, salah satunya milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yaitu RSU Haji Medan di Kabupaten Deli Serdang dan juga RS lainnya.
Tak hanya itu, dirinya pun meminta untuk seluruh pihak agar menjaga kesehatan tubuhnya, mengibgat penularan Influenza sangat mudah sehingga pentingnya untuk jaga kesehatan saat ini. (msp)
