IKLAN

Polsek Tigapanah Mandul! Ratusan Warga Bakar Mesin Judi Dan Blokade Jalan Merek-Siantar-Sidikalang

Foto: Sumutpost.id

​KARO, Sumutpost.id – Amarah masyarakat terhadap maraknya praktik perjudian yang tak tersentuh hukum akhirnya memuncak. Pada Sabtu malam 16 Mei 2026 sekira pukul 22.24 WIB, ratusan warga Desa Sukadame, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, menggelar aksi dengan memblokade jalan lintas Tigapanah–Merek, Siantar, Dairi Sidikalang.

Tak hanya melumpuhkan arus lalu lintas, warga yang geram juga sempat menemukan beberapa alat hisap bong bekas konsumsi narkoba jenis sabu sabu serta menyita dan membakar mesin judi ketangkasan jenis tembak ikan di tengah jalan lintas.

​Aksi nekat spontanitas warga yang didominasi kaum pemuda ini menjadi tamparan keras sekaligus kritik terbuka bagi kinerja Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kepolisian Sektor (Polsek) Tigapanah, Polres Karo. Pasalnya, lokasi sarang perjudian yang digerebek dan dihancurkan oleh massa tersebut hanya berjarak ratusan meter dari Kantor Polsek Tigapanah.

BACA JUGA..  Pemko Medan Laporkan Dua THM ke Pemprovsu yang Terbukti Jual Narkoba

​Komitmen Polsek Tigapanah Dipertanyakan

​Sangat ironis dan tidak masuk akal jika aktivitas ilegal yang beroperasi begitu dekat dengan markas kepolisian bisa luput dari pengawasan aparat. Hal ini memicu kecurigaan mendalam di tengah masyarakat: Apakah ini bentuk kelalaian, ketidakpedulian, atau justru ada pembiaran terstruktur?

​Berangkat dari kecurigaan mendalam itu, akhirnya ratusan warga terpaksa mengambil alih fungsi penegakan hukum (main hakim sendiri secara sosial) karena dinilai ada kebebalan institusional dalam merespons keresahan publik terkait penyakit masyarakat (pekat) judi dan peredaran gelap narkoba.

Ketika polisi yang digaji oleh uang rakyat gagal mendeteksi dan menindak perjudian dan peredaran narkoba yang berada tepat di depan “hidung” mereka, maka kepercayaan masyarakat terhadap jargon Polri Presisi runtuh seketika.

BACA JUGA..  Tim Labfor Polda Sumut Olah TKP Kecelakaan Kerja di PT Aqua Farm Nusantara Sergai

​Terbukti aksi pemblokadean jalan dan pembakaran mesin judi mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total. Jalur vital yang menghubungkan Tigapanah, Merek menuju Pematangsiantar dan Sidikalang mengalami ketersendatan parah dan kemacetan panjang di kedua arah.

Ketegangan di lokasi sempat meningkat sebelum akhirnya memaksa aparat turun ke lapangan—bukan untuk menggerebek judi sejak awal, melainkan untuk mengamankan kemarahan warga.

Ratusan warga bakar mesin judi. (Foto: Sumutpost.id)

Warga Desak Kapolsek Tigapanah Diperiksa dan Dicopot

​Melalui peristiwa memalukan bagi korps bhayangkara ini, masyarakat dan elemen sipil mendesak ​Kapolres Tanah Karo untuk segera mencopot atau mengevaluasi jabatan Kapolsek Tigapanah beserta jajaran Kanit Reskrim karena dinilai gagal, mandul, dan “tutup mata” terhadap praktik perjudian dan narkoba di wilayah hukumnya.

BACA JUGA..  Polda Sumut Catat Tren Kecelakaan Lalu Lintas Turun Selama Ops Zebra Toba 2024

Warga juga meminta Propam Polda Sumut turun tangan ​usut tuntas dugaan “Simbiosis” perjudian, menyelidiki apakah ada oknum aparat yang menjadi pembina atau menerima aliran dana mil (setoran) dari bandar judi tembak ikan di kawasan tersebut.

Polisi harus membersihkan seluruh praktik judi ketangkasan dan penyalahgunaan barang haram narkoba di Kabupaten Karo tanpa menunggu masyarakat bergerak sendiri hingga menimbulkan chaos di ruang publik.

​Jika hukum tidak lagi ditegakkan oleh mereka yang berseragam, jangan salahkan jika rakyat yang turun tangan demi menyelamatkan masa depan generasi mereka dari cengkeraman judi. Kecam para warga setempat. (msp)