TAPSEL, Sumutpost.id – Pesantren Modern Unggulan Terpadu ‘Darul Mursyid’ (PDM), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) turut berpartisipasi dalam program Indonesia khataman Al Qur’an, Minggu (16/3/2025).
Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs), Hendra Irwandi Siregar menyebut, dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Khataman Al-Qur’an sekaligus memperingati malam Nuzulul Qur’an.
“Program ini adalah inisiatif dari Masjid Istiqlal bersama Kementerian Agama RI untuk mencapai minimal 350.000 khataman Al-Qur’an dalam rentang waktu sehari pada tanggal 16 Ramadhan, mulai pukul 00:01 hingga 20:00 WIB. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai elemen, diantaranya Masjid, KUA, pesantren, majelis taklim, Ormas Islam serta individu seluruh Indonesia,” ungkapnya
Disebut, dari 350.000 target khataman Al Qur’an yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI, Pesantren Darul Mursyid sendiri mendapat jatah minimal 58 kali khataman.
“Dilaksanakan di ruang kelas, yakni di kelas masing-masing didampingi wali kelas dan guru yang ditunjuk. Setiap kelas dibagi 3 kelompok untuk setiap kelompok menyelesaikan minimal 1 kali khatam sehingga target pencapaian minimal 58 khatam bisa tercapai,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Darul Mursyid, Yusri Lubis menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa mendorong kebersamaan umat Islam dalam membaca dan mengkhatamkan Al-Quran.
“Menguatkan semangat keislaman dan kebangsaan melalui Al-quran, serta mengajak umat Islam untuk mencintai, memahami, mendalami serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Pesantren Darul Mursyid, Jafar Syahbuddin Ritonga DBA mengapresiasi kegiatan yang menurutnya luar biasa itu.
“Baru pertama kali terjadi di Indonesia kegiatan khatam Al-qur’an dengan jumlah terbesar apalagi dengan menggunakan aplikasi. Semoga dengan program khataman ini bisa membawa barokah untuk kemajuan pendidikan di negeri tercinta ini,” tutup alumni S3 USM Malaysia itu yang juga Wakil Bupati Tapsel itu. (msp)







