IKLAN IKLAN

Darul Mursyid Raih 17 Medali Di SHSO Sumut 2026

Foto bersama saat penyerahan Medali Olimpiade HSHO di Medan 31 Januari 2026. (Ist/Sumutpost.id)

TAPSEL, Sumutpost.id – Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berhasil membawa beberapa medali pada ajang olimpiade Senior High School Olympiad (SHSO) Sumut 2026.

Arif Rahman Hakim Tampubolon sebagai Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid pada wartawan menyebut, SHSO Tahun 2026 adalah Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dengan tujuan, memfasilitasi siswa, guru dan mahasiswa untuk berprestasi dan menjadi sarana evaluasi kemampuan untuk mengembangkan kapasitas diri dan kompetensi secara mendalam.

“Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) adalah lembaga pelatihan Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk siswa/siswi dan guru tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA yang bertujuan memberikan bekal dan kemampuan yang siap bagi peserta untuk mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional, seleksi KSM, seleksi masuk Universitas, dan kompetisi-kompetisi Olimpiade Sains lainnya,” terangnya.

BACA JUGA..  Ratusan Personil Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Alat Berat Tambang Emas Ilegal Tapsel–Madina

Disebut, olimpiade SHSO dilaksanakan secara offline pada tanggal 31 Januari 2026 di Universitas Sari Mutiara Medan. Olimpiade ini juga diikuti ratusan sekolah favorit yang tersebar di Sumatera Utara seperti SMA Sutomo 2 Medan, SMA Methodis 3, SMA Methodis Binjai, SMA Katolik Sibolga, MA Taruna Teknik Al-Jabbar Medan, SMAN 1 Padang Sidimpuan, SMAN 1 Matauli Pandan, MAN 2 Padangsidimpuan, SMA Matauli Pandan, MAN IC Sipirok, SMANSA Medan, SMA Sutomo 1 Medan, SMA Methodis 1, SMA Harapan Bangsa 1, Kingston School, SMA CT Arsa Foundation dan lain-lain.

“Alhamdulillah, hasilnya sudah diumumkan dan Pesantren Darul Mursyid meraih prestasi yang cukup membanggakan juara umum 3,” ungkapnya sambil merincikan medali yang diraih.

Bidang Studi Astronomi,  Farid Husein meraih (Emas), Dzikir Aditya ( Emas).
Bidang Studi Kebumian: Ibnu Alfarizi (Perunggu), Radinal Habib (Perak).

BACA JUGA..  Bagas Silua Simbol Pemberdayaan Ekonomi dan Budaya Lokal: PT AR Ingin Tinggalkan Ekonomi Rakyat yang Kuat dan Berkelanjutan

Bidang studi Informatika: Akmal Dwi Rizki (Emas)

Bidang Studi Ekonomi: Atika Ayu
(Perunggu), Agil Saloon
(Perunggu), Bintang Arya (Perunggu)  dan Rafa Gading Tanjung (Perak)

Bidang Studi Biologi: Lutfi Hazmi (Perunggu)

Bidang Studi Geografi: Rafa Yudistira (Perunggu), Alexander (Perunggu), Surya Abdillah (Emas), dan Anisa Wilda (Perak)

“Pada Bidang Studi Fisika, Rizki Faturrahman dan Nayla Afifah Siregar juga meraih Perunggu sedangkan Juli Azhari meraih Perak,” ungkapnya.

Muhammad Rizki Daulay salah satu guru pembina olimpiade di Pesantren Darul Mursyid mengatakan, proses pendampingan akan terus dilakukan baik secara reguler maupun program intensif yang didampingi oleh guru-guru bidang Study masing-masing.

“Harapan kami semoga ananda semuatetap semangat, konsisten, banyak berlatih serta berdoa agar bisa tampil lebih baik lagi ke depannya,” tutur guru Pembina olimpiade itu.

Direktur PDM, Drs Yusri Lubis menyasmpaikan rasa syukur atas prestasi yang telah ditorehkan oleh santri-santri terbaik PDM.

BACA JUGA..  Sosialisasi di STIK-P Medan, Sofyan Tan Ingatkan Pentingnya Penggunaan AI Bagi Mahasiswa

“Terimakasih kepada santri dan guru pembimbing serta Bapak Ibu Guru dan komponennya baik yang terlibat langsung ataupun tidak langsung yang telah menunjukkan kualitas Pesantren Darul Mursyid yang terus mengalami peningkatan,” ungkap Yusri.

Ja’far Syahbudin Ritonga, Ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid, yang juga Wakil Bupati Tapanuli Selatan mengapresiasi atas raihan  prestasi itu.

“Selamat dan sukses untuk tim olimpiade SHSO IBBI 2026. Teruslah berkarya dan tunjukkan kemampuan serta kecintaan generasi muda terhadap sains. Ini adalah prestasi yang dihasilkan atas kerja sama yang baik. Namun, bukan berarti kita sudah puas, masih banyak lagi tugas PDM ke depan untuk meraih prestasi serta konsisten dalam mewujudkan Pesantren Darul Mursyid sebagai pusat kejayaan sains Islam di Sumatera bagian tenggara,” tutur Alumni S3 USM Malaysia, yang akrab disapa JSR ini. (msp)