PERCUT, Sumutpost.id – Buka puasa bersama sekaligus penguatan kemitraan tim Polda Sumatera Utara (Poldasu) dengan Forum Umat Islam (FUI) dilaksanakan di kediaman Universitas Ibnu Sina (UIS), Kediaman Amir Pimpinan Fakultas.
Ketua Pengurus Pusat FUI Sumatera Utara, Ustad Indra Suheri, menghimbau supaya organisasi-organisasi massa yang mengatasnamakan agama atau pihak-pihak lain yang saat bulan puasa melakukan sweeping tempat-tempat hiburan malam atau diduga digunakan tempat untuk maksiat, tidak diperbolahkan.
“Penindakan atau sweeping terhadap hiburan malam atau tempat maksiat sudah ada yang pihak berwenang yang menanganinya yakni aparat penegak hukum (APH),” ujar Ustad Indra, Minggu 16 Maret 2025.
Selanjutnya Ustad Indra menegaskan, yang paling berhak untuk melakukan sweeping tempat/lokasi hiburan malam yang buka di bulan Suci Ramadhan ini adalah dari pihak pemerintah dan Kepolisian dan penegak hukum lainnya.
“Sedangkan untuk FUI sifatnya hanya imbauan sehingga ketika imbauan itu ditaati ya kita bersyukur jika tidak itu tidak perlu dipermasalahkan,” ujar Indra saat berbuka Puasa Bersama dengan Poldasu.
Lebih lanjut Ustad Indra, menjelaskan, kita harus lebih mengedepankan pendidikan, dengan penyadaran sikap dan haklak bagi masyarakat dan kesabaran seperti di dalam ajaran Islam dan pemahamannya.
“Sikap dari FUI Sumut, Islam itu mengutamakan niat dan tujuan serta proses dan bukannya hasil. Jika tujuannya baik namun kalau prosesnya tidak benar, maka hal tersebut dianggap tidak Islami. Sebab didalam Islam itu tujuannya adalah tidak boleh menghalalkan segala cara,” pungkas Ustad Indra Suheri. (msp)







