BINJAI, Sumutpst.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Seorang pria berinisial AP (22), yang diduga sebagai bandar, ditangkap di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara, pada Rabu (15/10).
Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas seorang pemuda yang kerap menjual narkoba di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti informasi itu, tim yang dipimpin Ipda Jun Fredy Sembiring, SH. langsung melakukan penyelidikan di lokasi. Setibanya di TKP, petugas melihat seorang pria menggenggam bola lampu berwarna putih.
Namun, saat melihat kedatangan polisi, pria itu tampak gugup dan membuang benda tersebut ke pinggir jalan sebelum berusaha kabur. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku.
Setelah diinterogasi, pelaku mengaku bernama AP (22), warga Jalan MT. Haryono, Kecamatan Binjai Utara. Ia juga mengakui bahwa bola lampu yang dibuangnya digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu-sabu.
Saat diperiksa, di dalam bola lampu tersebut ditemukan barang bukti berupa, 14 paket sabu dibungkus plastik klip transparan dengan berat bruto 2,95 gram; 2 bungkus plastik klip kosong; 2 lembar tisu warna putih; 1 unit HP Oppo warna putih
Uang tunai Rp120.000 diduga hasil penjualan sabu; dan 1 bola lampu warna putih yang dijadikan wadah penyimpanan narkotika.
Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Ismail Pane, SH. MH menyebut pelaku dan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Binjai untuk proses hukum lebih lanjut.
“Terhadap tersangka AP kita persangkakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun,” tegas AKP Ismail Pane, Selasa (21/10).
Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Bambang C. Utomo, SH. SIK. M.Si. melalui Kasi Humas AKP Junaidi, mengapresiasi masyarakat yang telah aktif membantu kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Binjai.
“Terima kasih kepada warga yang peduli dan berani melaporkan aktivitas mencurigakan. Sinergi masyarakat dan aparat sangat penting untuk mewujudkan Binjai yang bersih dari narkoba,” ujar AKP Junaidi. (msp)








