IKLAN IKLAN

Nama 6 Calon Direksi Bank Sumut Yang Dikirim Ke OJK Dirahasiakan, PABEM Sumut: Pansel Coba Bermain Api, Akan Kita Bongkar

MEDAN, Summutpost.id – Keputusan panitia seleksi (Pansel) Calon Direksi PT Bank Sumut mengirim 6 nama ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai saat ini belum jelas diketahui publik.

9 nama yang lulus tahapan administrasi dan UKK (Ujian Kelayakan Kepatuhan) telah diumumkan ke publik, akan tetap hasil wawancara akhir di Kantor Gubernur tidak juga diumumkan untuk dikirim ke OJK.

Ketua Pansel Calon Direksi Bank Sumut Effendi Pohan sampai saat ini belum mau menjelaskan 6 nama yang dikirim ke OJK tersebut.

Pansel pun jadi terkesan tertutup diakhir seleksi calon direksi. Seakan ada nama yang mau dikondisikan untuk lulus di OJK, sehingga 6 nama tidak diumumkan ke publik.

BACA JUGA..  Kejari Deliserdang Musnahkan 1,12 Kg Sabu, 300 Gram Ganja dan 117 Butir Ekstasi

Ketua DPW Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Utara (Fabem Sumut) Rinno Hadinata meminta Pansel Calon Direksi Bank Sumut agar transparan sampai akhir proses seleksi yang dilaksanakan.

“Pansel Calon Direksi Bank Sumut seharusnya profesional membuka 6 nama yang dikirim ke OJK, sama seperti tahap sebelumnya, 12 nama dan 9 nama diumumkan ke publik. Untuk 6 nama ke OJK ini kenapa tertutup,” kata Rinno di Kawasan Menteng 7 Medan, Minggu 10 Mei 2026.

Rinno menilai, pansel calon direksi Bank Sumut tidak transparan ke publik diakhir permainan karena ada calon yang mau dikondisikan. Atau seleksi calon direksi Bank Sumut ini hanya formalitas saja dibuat.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Minta Dirut Baru Bawa Bank Sumut Lebih Progresif di Sektor Keuangan

“Kalau 6 nama ke OJK tidak dibuka ke publik, artinya seleksi calon direksi Bank Sumut ini ecek ecek saja dibuat. Hanya membuang waktu dan energi saja ini dilakukan. Atau jangan jangan sudah ada calon yang disiapkan oleh pansel untuk mengisi 3 jabatan kosong di Bank Sumut,” tegas Rinno.

Dari informasi yang diperoleh, bahwa ada 2 nama yang disiapkan oleh Pansel Calon Direksi Bank Sumut dari eksternal bank, untuk lulus mengisi jabatan yang kosong. Meski dalam proses ujian ke 2 nama tersebut tidak hadir, namun bisa mengikuti ujian susulan.

Ujian susulan terhadap 2 nama calon direksi tersebut terjadi pada Jumat 24 April 2026, yang seharusnya ke 2 nama itu mengikuti ujian pada Rabu 22 April 2026, sebelumnya.

BACA JUGA..  Hakim PN Lubuk Pakam Vonis 1 Tahun Nina Wati Kasus Tipu Masuk Akpol Rp 1,3 Milliar

Rinno pun menduga 2 nama tersebut adalah titipan dari Pansel Calon Direksi Bank Sumut.

“Kita akan buka 2 nama itu nanti, dan siapa oknum pansel yang menjadi backing dari kedua calon itu akan kita selidiki sampai terungkap. Jangan dijadikan Bank Sumut ini instansi untuk berkolusi dan nepotisme,” tutup Rinno Hadinata.

Pansel Calon Direksi Bank Sumut diketahui terdiri dari unsur internal bank (Komisaris), Pemprov Sumut (Biro Hukum dan Biro Perekonomian), dan dari luar yaitu akademisi yang mendapatkan rekom dari Gubernur Sumatera Utara. (msp)