BINJAI, Sumutpost.id – Tepat dua tahun sudah Yayasan Mutiara Kids hadir dan membersamai anak-anak hebat serta orang tua luar biasa dalam perjalanan tumbuh kembang mereka.
Sejak berdiri pada 10 Oktober 2023, Mutiara Kids terus meneguhkan diri sebagai wadah pendidikan dan terapi anak inklusi pertama di Kota Binjai dengan konsep “Belajar sambil Terapi.”
Dalam momentum penuh syukur ini, Mutiara Kids merayakan ulang tahun keduanya dengan kegiatan berbagi kasih, melalui pembagian 40 paket sembako (berisi beras, minyak, telur, gula, dan teh bubuk) kepada keluarga yang membutuhkan, serta 100 kotak nasi Jumat Berkah untuk masyarakat sekitar.
Ketua Yayasan Mutiara Kids, Eben Ezer Manullang, S.Psi., M.Psi., Cht., NLP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari filosofi kehidupan yang dipegang Mutiara Kids — memberi makna kehidupan di dalam kehidupan untuk hidup ini.
“Kami berbagi bukan karena kami berkelebihan, tetapi karena kami diberi kesempatan untuk berbagi,”
ujar Eben Ezer dalam sambutannya, Jumat (10/10/2025).
Ia juga menyampaikan harapan agar di usia yang kedua ini, Mutiara Kids dapat segera menghadirkan cabang baru di Stabat, sehingga semakin banyak anak-anak hebat yang dapat terlayani dengan penuh cinta.
Selama dua tahun perjalanannya, Mutiara Kids telah membersamai 182 anak dengan berbagai kebutuhan tumbuh kembang. Lembaga ini menghadirkan inovasi layanan pendidikan dan terapi yang ramah, transparan, serta aman bagi anak dan orang tua.
Sebagai pelopor Sekolah Tumbuh Kembang Anak Inklusi pertama di Binjai, Mutiara Kids menerapkan sistem pendidikan yang terintegrasi dengan terapi individual anak.
Salah satu inovasi unggulan adalah Aplikasi Mutiara Kids, yang memungkinkan orang tua memantau perkembangan anak secara real time — mulai dari laporan harian, evaluasi bulanan, hingga potensi perkembangan anak.
Selain itu, Mutiara Kids juga menghadirkan sistem keamanan “Mutiara Card” untuk absensi dan penjemputan anak.
Sistem ini menjadi langkah preventif terhadap potensi tindak penculikan, sekaligus meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi orang tua.
“Kenyamanan orang tua adalah prioritas kami. Karena ketika orang tua tenang, anak pun tumbuh dengan bahagia,”
tambah Eben Ezer.
Mengusung tema ulang tahun ke-2, “Bertumbuh Bersama Penuh Cinta,” mutiara Kids menegaskan semangat kebersamaan antara anak, orang tua, sekolah, dan masyarakat. Tema ini juga diabadikan dalam lagu jingle
“Mutiara Kids” yang telah dirilis di kanal YouTube resmi beberapa minggu lalu, lengkap dengan tagar kampanye:#SekolahTumbuhKembangAnakBinjai | #BelajarSambilTerapi | #TerapiAnakBinjai
Eben Ezer juga berharap Pemerintah Kota Binjai dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap keberadaan TK Inklusi Mutiara Kids sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan anak dengan kebutuhan khusus.
“Kami berharap Bapak Wali Kota Binjai berkenan berkunjung dan melihat langsung semangat anak-anak hebat di Mutiara Kids. Karena setiap anak berhak tumbuh, belajar, dan bahagia,”
tutupnya.
Dengan semangat berbagi dan cinta yang tulus, Mutiara Kids terus berkomitmen menjadi rumah kedua bagi anak-anak — tempat mereka tidak hanya belajar, tetapi juga tumbuh dengan kasih sayang dan penerimaan penuh. (msp)








