IKLAN

Santri Baru Darul Mursyid Jalani Tes Psikologi Minat dan Bakat

Santri Baru Pesantren Darul Mursyid TP 2026-2027 saat mengikuti tes psikologi minat bakat. (Ist/Sumutpost.id)

TAPSEL, Sumutpost.id – Komitmen Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang beralamat di Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Tes Psikologi Minat dan Bakat bagi santri baru,  bekerja sama dengan PT Grahita Indonesia.

Kepala Madrasah Tsnawiyah Pesantren Darul Mursyid Hendra Irwandi Siregar  menyebut, tes tersebut sebagai langkah awal untuk mengenali potensi, karakter, serta kemampuan setiap santri sejak memasuki jenjang pendidikan di pesantren.

“Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pesantren Darul Mursyid, Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan  pada tanggal 24 Juli 2026,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga bagian dari program tahunan yang secara konsisten dilaksanakan untuk mendukung pembinaan santri secara menyeluruh.

“Tes psikologi ini tidak hanya mengukur tingkat kecerdasan, tetapi juga memetakan minat, bakat, gaya belajar, hingga karakter kepribadian santri. Melalui tes ini, para guru akan lebih mudah memahami potensi yang dimiliki setiap santri. Hasilnya akan menjadi dasar dalam merancang pembelajaran dan pembinaan, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sehingga potensi mereka dapat berkembang secara maksimal,” ujarnya.

BACA JUGA..  Akhirnya Pengajian Akbar Angkola Timur Digelar di Lantosan Rogas

Ditambahkan, seluruh rangkaian tes berlangsung dengan tertib dan lancar. Santri mengikuti setiap sesi asesmen dengan pendampingan langsung dari tim profesional PT Grahita Indonesia serta guru-guru Pesantren Darul Mursyid.
“Semoga hasil tes ini menjadi pijakan bagi kami untuk memberikan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas serta mampu mengantarkan setiap santri meraih prestasi sesuai bakat dan kemampuannya.

Sementara itu, Asesor PT Grahita Indonesia, Timmy Ashari, menjelaskan, bahwa Grahita Indonesia merupakan lembaga psikologi terapan yang telah berdiri sejak 23 November 1996 dan memiliki komitmen dalam pelayanan pendidikan, bimbingan, pendampingan anak, remaja, keluarga, serta pengembangan sumber daya manusia.
Menurutnya, tes psikologi ini bertujuan membantu sekolah menentukan strategi pendidikan yang lebih efektif dan efisien, memantau perkembangan peserta didik, serta meningkatkan motivasi belajar.

BACA JUGA..  Darul Mursyid Kembali Raih Prestasi di Sumut Robotics Competition 2025

Asesmen dilakukan secara komprehensif melalui delapan aspek utama, yaitu perkembangan IQ, kecerdasan emosional, kemampuan belajar, dominasi fungsi otak, pola belajar, mata pelajaran yang diminati, efektivitas belajar, serta tipologi emosi dan kepribadian. Melalui pemetaan tersebut, sekolah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai potensi setiap santri sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Drs Yusri Lubis selaku Direktur Pesantren Darul Mursyid menyebut, manusia terlahir dengan potensinya masing-masing, inilah sesungguhnya yang terjadi dalam dunia pendidikan agar anak didik bisa menemukan potensi dan solusi terhadap masalah yang ia hadapi. Itulah alassn Pesantren Darul Mursyid melaksanakan tes psikologi minat dan bakat bagi santri, khususnya kelas tujuh.

“Pelaksanaan tes psikologi minat dan bakat ini menjadi bukti nyata bahwa Pesantren Darul Mursyid tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen mengembangkan potensi, karakter, dan bakat setiap santri. Dengan mengenali kemampuan sejak dini, pesantren optimistis mampu melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” terangnya.

BACA JUGA..  SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi

Ja’far Syahbudin Ritonga selaku Ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid, ia juga sekaligus sebagai Wakil Bupati Tapanuli Selatan mengatakan, pelaksanaan tes minat dan bakat ini banyak memberi dampak positif untuk kemajuan Pesantren Darul Mursyid.

Menurutnya, program ini sangat baik untuk para santri guna untuk menggali potensi diri sehingga bisa lebih maju dan tahu akan kelemahan.

“Semakin banyak kita menggali potensi diri, maka akan banyak kemungkinan kita akan memperbaiki kinerja, dan semakin banyaknya juga kita mengenal kelemahan diri tentu akan lebih banyak berbuat untuk menutupi kelemahan itu,” tutur alumni S3 USM Malaysia itu. (msp)