IKLAN

Mencintai Dua Pria Bertetangga Desa Berakhir Tragis, Boru Hasibuan Tewas Ditikam

Jenazah boru Hasibuan saat disemayamkan di rumah duka. (PA/Sumutpost.id)

PALAS, Sumutpost.id – Judul berita ini seperti sinetron televisi. Tapi ini nyata terjadi di Padanglawas (Palas). Boru Hasibuan tewas ditikami kekasihnya di rumah calon mertuanya. Kasus ini menggemparkan beberapa desa yang saling bertetangga.

Adalah Nursakinah Hasibuan (30), warga Desa Hapung, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas, seorang janda meninggal dunia ditangan lelaki yang diduga kekasihnya, Kamis (28/8) sekira pukul 10.30 WIB. Korban mengalami luka tusukan benda tajam hingga berkali-kali.

Ironisnya korban meninggal di rumah calon suaminya, AHH (33) di Desa Hapung Torop Kecamatan yang sama.

Kejadian pilu ini persis di Kamis malam yang akan melaksanakan musyawarah pernikahan Kedua sejoli ini.

Pelakunya, SP, seorang lajang warga Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa, yang desanya masih bertetangga Ketiganya. Usai melakukan aksinya, SP melarikan diri. Sedang Satu Unit Kreta milik Pelaku tertinggal, dan sudah diamankan Polisi.

Berdasarkan informasi dari Plt Camat Ulu Sosa, Komad Jamal Harahap MSi, motif pelaku SP melakukan perbuatan itu diduga dikarenakan cemburu. Dimana SP dan korban sudah menjalin hubungan.

BACA JUGA..  Polda Sumut Tangkap 135 Tersangka Narkoba Dalam Sepekan

Namun cinta janda ini malah ke lain hati. Dan akan melangsungkan pernikahan.

Mengetahui kabar itu, pelaku SP sempat mencari korban ke rumahnya di Desa Hapung, Rabu (27/8) kemarin. Sayang, tidak bertemu.

Lalu Kamis pagi pelaku SP mencari kekasihnya itu ke Hapung Torop, ke rumah calon suami korban, AHH. Seiring kabar yang diterima pelaku, bahwa kekasihnya itu akan melangsungkan pernikahan.

Keduanya bertemu dan mengobrol. Saat itu calon suami korban tidak berada di rumah. Rumor yang berkembang, pelaku diduga sempat mengajak kabur korban.

BACA JUGA..  Pakai Barcode BBM Bersubsidi Isi Jerigen, Pembeli dan Operator Serta 2 SPBU Ditindak

Namun ditolak. Hingga pelaku naik pitam yang sudah terbakar api cemburu, langsung menikam korban hingga berkali-kali.

“Disitulah adik-adik calon suaminya berteriak, melihat korban sudah berlumuran darah. Pelaku pun melarikan diri, kretanya tinggal dan sudah dibawa polisi. Dan korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum,” jelas Komad merujuk kasus yang kini sudah ditangani Polres Padang Lawas ini. (msp)