IKLAN

Kodaeral I Kawal Ketahanan Pangan dan Aspirasi Masyarakat di Desa Limau Manis‎

Kapuskopal Kodaeral I Kolonel Laut (S) Eko Kris, mendengar aspirasi dari masyarakat yang mengatasnamakan Kelompok Tani di Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (27/07/2026). (ist/Sumutpost.id)

TAMORA, Sumutpost.id – Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) melaksanakan pengamanan dan monitoring terhadap aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan sekitar 100 orang masyarakat yang mengatasnamakan Kelompok Tani di Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (27/07/2026).

Kehadiran personel Kodaeral I dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Laut untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif, sekaligus memastikan seluruh elemen masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, aman, dan damai.

Rangkaian kegiatan ini dalam Pemanfaatan dan Pengelolaan Lahan untuk Ketahanan Pangan di Desa Limau Manis dan Bagan Sinembah guna ketahanan pangan yang dikerjakan Puskop Kodaeral I.

BACA JUGA..  Dukung Program Ketahanan Pangan, FKMPLM Tanjung Morawa Bersama Anggota DPRD Sumut Tanam Jagung dan Ubi

Dalam keterangannya, Kadispen Kodaeral I Kolonel Latut Wahyu Kurniawan, Senin (27/7/2026), pengamanan dipimpin oleh Kapok Sahli Kodaeral I Kolonel Marinir Saragih bersama Aster Dankodaeral I Kolonel Laut (T) Evi Bayu, Kapuskopal Kodaeral I Kolonel Laut (S) Eko Kris, Dandenintel Kodaeral I Kolonel Laut (P) Dwi Prasetyo, serta Paban Slog Letkol Laut (T) Sumitro.

Menurutnya, sejak keberangkatan dari Mako Kodaeral I hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel Ton Siaga, Pomal, Sintel, dan Denintel melaksanakan tugas pengamanan secara profesional, persuasif, dan mengedepankan pendekatan yang humanis.

“Saat terjadi dinamika di lapangan ketika alat pembajak sawah memasuki area kegiatan, personel Kodaeral I tetap mengutamakan sikap tenang dan penuh pengendalian. Formasi Pengendalian Huru Hara (PHH) diterapkan semata-mata sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya eskalasi situasi, tanpa melakukan tindakan represif,”.

BACA JUGA..  Lolos Saat Akan Diperkosa, Babby Sitter Laporkan Majikan Ke Polresta Deli Serdang

Kolonel Wahyu Kurniawan menjelaskan, pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan pengamanan yang terukur menjadi kunci sehingga situasi tetap terkendali, sekaligus memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan pendapatnya secara damai.


‎‎
“Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pengelola lahan juga membuka ruang dialog dengan masyarakat sebagai upaya membangun kesepahaman dan mencari solusi terbaik atas berbagai aspirasi yang disampaikan. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman dan kondusif meskipun sebagian masyarakat masih berada di sekitar lokasi,” bebernya.

BACA JUGA..  Polres Taput Jadwal Ulang Pemeriksaan Sekda Taput Terkait Video Diduga Mesum dengan ASN

Juru Bicara Kodaeral I ini menegaskan, komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis, menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan yang berlaku, serta mendukung penyelesaian setiap permasalahan melalui komunikasi, musyawarah, dan koridor hukum demi terciptanya stabilitas wilayah serta keberhasilan program ketahanan pangan nasional. (msp)