MEDAN, Sumutpost.id – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menilai mantan Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno sangat layak diangkat menjadi Ketua Tim Penanganan Inflasi Daerah (TPID) Sumut.
Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik kepada wartawan, Jumat (31/10/2025) malam.
Menurut Azhari, penilaiannya didasarkan pada beberapa faktor yang menjadi latar belakang Suwarno. Selain menjadi pedagang sukses, Suwarno pernah menjabat sebagai Dirut PUD Pasar Medan.
Pengalaman sebagai pedagang dan Dirut PUD Pasar Medan membuatnya sangat memahami mekanisme dan dinamika pasar, sehingga bisa mengambil tindakan efektif saat terjadi gejolak harga.
“Saya yakin pengalaman itu juga membuat Suwarno faham alur pasokan komoditas perdagangan di pasar tradisional dan oknum-oknum yang selalu mengambil keuntungan dengan ‘memainkan’ harga kebutuhan pokok serta tindakan untuk mengantisipasinya,” ujar pria yang akrab disapa Ari Sinik ini.
Ari Sinik juga yakin Suwarno sudah memiliki jejaring dan pihak-pihak yang bisa diajak kerjasama untuk mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok, baik pihak swasta maupun instansi-instansi pemerintah terutama Bulog,” ujarnya.
Terbukti saat menjabat sebagai Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno mengambil langkah efektif untuk menstabilkan harga pangan dengan melaksanakan pasar murah keliling yang sebagian besar komoditasnya dipasok Bulog. Pasar Murah yang dilakukan setiap hari ini, sangat efektif dan sangat membantu masyarakat bawah.
Selepas pemecatan Suwarno sebagai Dirut PUD Pasar Medan oleh Walikota Medan saat dijabat Bobby Nasution, pasar murah tak lagi dijalankan.
PUD Pasar Medan yang dipimpin Suwarno juga pernah ditunjuk untuk mengatasi inflasi akibat tingginya harga cabai dan bawang melalui skema kerjasama antar daerah (KAD) pada Oktober 2022 lalu.
Langkah yang diambil Suwarno selaku Dirut PUD Pasar Medan sangat efektif. Hanya dalam tempo dua hari harga cabai yang sebelumnya mencapai Rp 100 ribu/kg turun menjadi Rp 40 ribu/kg tanpa merugikan petani dan pedagang.
“Kini setelah tidak lagi menjabat sebagai Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno pun mengambil inisiatif melakukan tindakan stabilisasi harga pangan dengan melaksanakan program Rumah Pangan Murah melalui lembaga Pengawal Merah Putih (PMP) yang dipimpinnya. Saya tahu itu, karena terus mengikuti pergerakan Suwarno melalui pemberitaan di media,” ujar Ari Sinik.
Bahkan saat pekan lalu Sumut diumumkan sebagai daerah dengan inflasi tertinggi nasional akibat tingginya harga cabai, Suwarno juga ikut berperan aktif membantu Pemprov Sumut walaupun tidak diminta, dengan memasarkan cabai merah yang dipasok dari Jember, Jawa Timur. Tidak hanya di Pasar Petisah Medan, Suwarno juga melibatkan Rumah Pangan Murah PMP untuk memasarkan cabai di beberapa kecamatan di Medan, Binjai dan Deliserdang. Ini menjadi alasan kuat bahwa Suwarno sangat layak untuk diangkat menjadi Ketua TPID Sumut.
“Saya menilai Bobby Nasution sudah mengambil tindakan yang sangat tidak masuk akal ketika memecat Suwarno sebagai Dirut PUD Pasar saat menjabat Walikota Medan. Padahal dia merupakan salah satu aset berharga dan sudah mencatat prestasi bagi perekonomian Medan khususnya dan Sumut umumnya,” ujarnya. (msp)







