IKLAN
DAERAH  

Kado Kemerdekaan, Ribuan WBP Lapas Binjai Dapat Remisi, 26 Orang Langsung Bebas

WBP yang mendapat remisi HUT RI KE 80 berpose dengan pimpinan Lapas Binjai, 17 Agustus 2025. (Ist/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Suasana haru bercampur bahagia mewarnai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Sebanyak 1.227 warga binaan mendapat pengurangan masa hukuman atau remisi umum (RU), sementara 1.288 lainnya menerima remisi dasawarsa (RD).

Bagi sebagian warga binaan, momen ini bukan sekadar angka pengurangan hukuman, melainkan harapan baru untuk segera berkumpul dengan keluarga. Bahkan, 26 orang di antaranya langsung bisa pulang dan memeluk orang tercinta usai dinyatakan bebas melalui RU II.

BACA JUGA..  Rutan Kelas I Medan Berikan Hak PB dan CB Kepada WBP

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan, menyampaikan bahwa remisi ini adalah bentuk apresiasi negara terhadap warga binaan yang telah berusaha memperbaiki diri.

“Remisi adalah hak bagi mereka yang berkelakuan baik. Semoga ini menjadi penyemangat agar terus berubah dan siap memberi kontribusi positif saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA..  Viral Gubuk Honorer: Mariasih Mohon Maaf & Minta Beritanya Ditutup

Dirinya juga berharap kepada 26 warga binaan Lapas Kelas IIA Binjai yang akan bebas ini agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Harapan saya agar mereka tidak mengulangi perbuatannya dapat kembali kemasyarakat menjadi manusia yang berguna bagi keluarganya, masyarakat dan bagi nusa bangsa dan negara,” harapnya.

Berdasarkan data, 364 orang menerima RU I dengan pemotongan
masa hukuman 1 hingga 6 bulan, sedangkan 26 orang langsung bebas melalui RU II. Untuk kategori PP 99, tercatat 847 orang mendapat RU I dan 1 orang RU II. Sementara pada remisi dasawarsa, 383 orang menerima RD I dan 10 orang memperoleh RD II, serta 895 orang mendapat RD I kategori PP 99.

BACA JUGA..  16 Pejabat Pemkab Deliserdang Ikuti Asesmen Selama 3 Hari

Momen HUT RI kali ini menjadi pengingat bahwa di balik jeruji besi masih ada ruang untuk harapan, kesempatan, dan perubahan. (msp)