TAPTENG, Sumutpost.id – Dirjen Cipta Karya (DJCK) Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatra Utara (BPPW SU) akan membantu menghidupkan kembali prasarana perpipaan yang terdampak bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Paruhuman Lubis dari BPPW Sumut membenarkan, memang ada program untuk membantu penanggulangan bencana yang terjadi di daerah kabupaten/kota.
“Kami telah melakukan survei di sumber air Sipan Sihaporas. Kita sedang koordinasi dengan pusat, nanti pusat yang memutuskan dan kapan akan dilaksanakan,” kata Paruhuman Lubis kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).
Paruhuman menjelaskan, pascabencana atau selama masa tanggap darurat, pihaknya telah mendistribusikan bantuan air bersih untuk membackup PDAM Mual Nauli Tapteng yang seluruh sumber air dan jaringannya rusak berat akibat bencana.
“Selama periode ini, bantuan yang kita berikan dukungan prasarana dan distribusi air bersih untuk masyarakat terdampak bencana,” kata Paruhuman.
Selain itu, pihaknya juga memasang hidran umum di 16 titik di 3 kecamatan. Kemudian, penggunaan instalasi pengolahan air (IPA) mobile yang dapat mengolah air baku kotor menjadi air bersih.
“IPA mobile berkapasitas 5 liter per detik. Kemarin kita menggunakan air Sungai Sibuluan untuk memenuhi kebutuhan 500 rumah tangga,” katanya.
Ada juga 2 unit mobil tangki air masing-masing berkapasitas 4.000 liter. Pihaknya pun menyediakan 2 unit toilet portable yang disiagakan di posko bencana. (msp)








