LANGKAT, Sumutpost.id — Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.
Selama delapan dekade, Polri terus beradaptasi menghadapi perkembangan zaman dengan tetap memegang teguh komitmen sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat semangat untuk terus meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif.
“Delapan puluh tahun Bhayangkara adalah perjalanan panjang pengabdian. Kami menyadari bahwa kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja nyata, kehadiran yang konsisten, dan pelayanan yang tulus. Karena itu, Polres Langkat akan terus berkomitmen menghadirkan Polri yang dekat, mendengar, melayani, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolres.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian akan terus berkembang seiring perubahan zaman. Karena itu, Polri dituntut mampu bertransformasi tanpa meninggalkan nilai-nilai pengabdian, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui berbagai program pelayanan publik, kegiatan sosial kemasyarakatan, edukasi kamtibmas, hingga penegakan hukum yang profesional, Polres Langkat terus berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat.
Mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat”, Polres Langkat menegaskan komitmennya dalam setiap pelaksanaan tugas, mulai dari pelayanan publik, pengamanan, penanganan bencana, aksi kemanusiaan, hingga program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Langkat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Langkat yang aman, damai, dan sejahtera. (msp)







