AGARA, Sumutpost.id – Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara, Sadli, ST, berharap Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I untuk segera menambahkan alat beratnya di Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (12/10).
Hal itu disampaikan mengingat kondisi cuaca di Aceh Tenggara saat ini sedang ekstrem dan berpotensi menyebabkan bencana banjir dan tanggul jebol.
“Karena cuaca di Aceh Tenggara sekarang lagi ekstrem, begitu ada tanggul yang jebol alat terus bisa melakukan pekerjaan,” tegas Sadli kepada wartawan, Senin (12/10).
Menurut Sadli, keberadaan alat berat yang standby di lokasi-lokasi rawan sangat vital. Jika tanggul jebol atau terjadi longsor dan luapan sungai, penanganan bisa langsung dilakukan tanpa harus menunggu alat didatangkan dari luar daerah.
Jangan sampai, kata dia, masyarakat sudah kebanjiran baru alat berat menyusul datang. “Kita minta BWS Sumatera I tidak main-main dengan kondisi cuaca ekstrem ini. Tambah alat beratnya, siagakan di titik-titik rawan banjir di Agara,” pintanya.
Ia menambahkan, Dinas PUPR Agara sendiri terus melakukan monitoring di sejumlah sungai besar seperti Lawe Alas dan Lawe Bulan yang debit airnya mulai meningkat.
Lebih lanjut Sadli menjelaskan, pihaknya telah resmi bersurat kepada BWS Sumatera I. “Kepala PUPR kita sudah mengirimkan surat pada tanggal 5 Oktober 2026 dengan nomor surat 600/578/2026 dengan perihal permohonan pinjam pakai alat berat excavator,” ungkapnya.
“Dan kita berharap penambahan alat berat bisa dikabulkan segera karena Aceh Tenggara lagi dilanda cuaca ekstrem,” tutupnya. (msp)
