IKLAN

12 Lokasi Disasar Operasi Narkoba, Hasil Penindakan Satresnarkoba Polres Binjai Jadi Sorotan

Sarang narkoba dibakar Satresnarkoba Polres Binjai. (Ist/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar Polres Binjai bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai di 12 lokasi pada 9–21 Oktober 2026 menuai sorotan.

Elemen masyarakat menilai hasil operasi tersebut belum maksimal dan meminta Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., mengevaluasi kinerja Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, bahkan mendesak pencopotannya.

Operasi yang dilaksanakan melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Binjai itu merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Namun, hasil penindakan di sejumlah lokasi dinilai belum memenuhi harapan sebagian elemen masyarakat.

Dari 12 lokasi yang menjadi sasaran, petugas gabungan merobohkan dan membakar 10 gubuk yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, hasil penindakan yang dilaporkan meliputi pengamanan seorang pria berinisial PS (48) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja, serta dua orang lainnya yang diduga sebagai pengguna.

BACA JUGA..  Satpol Airud Polres Tanjungbalai Kejar dan Periksa Kapal Tanpa Nama

Dari PS, petugas menyita 14 paket ganja yang dibungkus kertas dengan berat bruto 123,3 gram. Adapun barang bukti lain yang ditemukan dalam rangkaian operasi tersebut meliputi 34 plastik klip transparan, 38 pipet skop, tujuh korek api, 18 alat isap sabu atau bong, serta dua kaca pirek.

Adapun 12 lokasi sasaran operasi tersebar di enam kecamatan, yakni tiga lokasi di Kecamatan Binjai Utara, tiga lokasi di Kecamatan Selesai, satu lokasi di Kecamatan Binjai Selatan, dua lokasi di Kecamatan Sei Bingai, dua lokasi di Kecamatan Binjai Kota, dan satu lokasi di Kecamatan Binjai Timur.

BACA JUGA..  Jaminkan Surat Palsu, Pengusaha Kopi Dilapor ke Polda Sumut

Sorotan terhadap hasil operasi tersebut muncul meski Kapolres Binjai disebut pernah turun langsung dalam kegiatan pemberantasan narkoba. Sejumlah elemen masyarakat pun mempertanyakan efektivitas penindakan di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.

“Operasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai bersama BNNK dalam menindak lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kegiatan akan terus dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Binjai AKP Ismail Pane terkait pelaksanaan operasi tersebut.

BACA JUGA..  Polsek Binjai Selatan Tangkap Pelaku Pencurian

Atas hasil operasi itu, elemen masyarakat meminta Kapolres Binjai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pemberantasan narkoba, termasuk kinerja Satresnarkoba. Mereka bahkan mendesak agar AKP Ismail Pane dicopot dari jabatannya.

Desakan tersebut menjadi kritik terhadap pelaksanaan operasi pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Binjai. Meski demikian, penilaian terhadap kinerja satuan terkait perlu didasarkan pada evaluasi menyeluruh, termasuk data pengungkapan kasus, tindak lanjut terhadap lokasi sasaran, serta keberlanjutan upaya pemberantasan narkotika. (msp)