BINJAI, Sumutpost.id – Polres Binjai mengerahkan 37 personel dalam Operasi Patuh Toba 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kota Binjai.
Operasi tersebut diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Kapolres Binjai, AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., di Lapangan Polres Binjai, Senin (26/10/2026). Pelaksanaannya turut melibatkan sinergi dengan instansi terkait.
Dalam arahannya, Kapolres Binjai menegaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi dan upaya pencegahan untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
Ia juga menginstruksikan seluruh personel yang terlibat agar menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan tegas, serta menghindari penyalahgunaan wewenang.
“Seluruh personel harus mengedepankan profesionalisme, bersikap humanis, dan bertindak tegas sesuai aturan. Hindari penyalahgunaan wewenang serta utamakan keselamatan masyarakat,” tegas AKBP Bimo Moernanda.
Melalui operasi tersebut, Polres Binjai berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Selain itu, pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 diharapkan memberikan dampak nyata dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Binjai.
Kapolres juga berharap kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab. (msp)








