IKLAN IKLAN

Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak Diapresiasi Pakar Hukum Ranto Sibarani, SH, MH: Komitmen Beliau Menghadirkan Kenyamanan Warga Kota Medan

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak dan Pakar Hukum Ranto Sibarani, SH, MH. (Ist/Sumutpost.id)

MEDAN, Sumutpost.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak mendapat apresiasi tinggi dari pakar hukum sekaligus pengacara kondang Ranto Sibarani, SH, MH. Apreasiasi itu disematkan atas keberhasilan Polrestabes membongkar jaringan narkoba secara massif, begal dan kejahatan lainnya.

Ranto Sibarani SH, MH, mengatakan, sejak pucuk pimpinan ditangan komando Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, Polrestabes Medan bertransformasi menjadi satuan kepolisian yang konsisten menunjukkan komitmen memberi rasa aman bagi seluruh warga Kota Medan.

“Diawal kepemimpinannya, bapak Kapolrestabes serius memberantas narkoba secara massif. Hampir seluruh pojok narkoba diseser, khususnya di daerah Jermal. Kemudian akhir-akhir ini memberantas begal,” ujar Ranto Sibarani kepada Sumutpost.id, Kamis 7 Mei 2026.

Masih pengacara kondang Kota Medan, katanya, atas komitmen Kapolrestabes dan seluruh Polsek jajaran, menjadikan Kota Medan mulai nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Kita berharap, etos kerja yang dipraktekkan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, dapat ditiru seluruh personil kepolisian di Sumatera Utara,” kata Ranto.

BACA JUGA..  Judi Togel Marak di Wilayah Hukum Polres Langkat, Kasi Humas: Terimakasih Infonya Akan Kita Teruskan ke Reskrim

Ranto, biasa disapa, juga mendoakan Kombes Calvijn Simanjuntak mendapat promosi kenaikan pangkat dan jabatan lebih tinggi.

“Kita mendoakan bapak Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak mendapat promosi segera menjadi jenderal dan mudah mudahan menjadi Kapolda Sumatera Utara dimasa yang akan datang atau bahkan menjadi Kapolri,” terang Ranto Sibarani, SH, MH mengakhiri.

Ucapan apresiasi yang disampaikan Ranto Sibarani, SH, MH kepada Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak tidak berlebihan. Pasalnya, pada Senin kemarin, Polrestabes Medan memparkan keberhasilan besar mengungkap berbagai tindakan kejahatan selama bulan April 2026.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak juga menjelaskan penumpasan sarang narkoba di pemaparan pengungkapan ratusan kasus selama bulan April 2026, Senin 4 Mei 2026. (Ist/Sumutpost.id)

Seperti sudah diberitakan kemarin, selama bulan April Polrestabes Medan berhasil mengungkap 250 laporan polisi dari empat jenis kejahatan yakni perjudian, kejahatan jalanan, aksi premanisme, dan narkoba berhasil diungkap dengan total 290 tersangka.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan dari ratusan tersangka tersebut, 16 orang merupakan residivis. Selain itu, tujuh tersangka lainnya diketahui memiliki keterlibatan dalam sejumlah kasus berbeda yang belum terungkap saat penangkapan sebelumnya (DPO).

BACA JUGA..  Polda Sumut Tangkap Mahasiswi Asal Aceh Bersama 5 Kg Sabu

“Dari tujuh tersangka itu, terdapat 22 laporan polisi di berbagai wilayah hukum Polrestabes Medan dan polsek jajaran,” ujar Kapolrestabes Medan didampingi Kasat Narkoba Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Kasat Reskrim AKBP Adrian Lubis, mewakili Walikota Medan dan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik pada Senin (4/5/2026).

Untuk kasus kejahatan jalanan, lanjut Calvijn, pihaknya mencatat 117 kasus yang terdiri dari pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Dari ketiga jenis tindak pidana itu, curanmor menjadi paling dominan.

Meski demikian, Calvijn menyebut angka pencurian dengan kekerasan mengalami penurunan hingga 14 persen, berkat intensitas patroli rutin, patroli gabungan TNI/Polri, serta tindakan tegas terhadap
pelaku kejahatan.

“Saat ini kasus curas ada tiga, namun tetap menjadi perhatian serius. Kita tidak mau underestimate,” ujarnya.

Selain memaparkan pengungkapan kasus, Kapolrestabes, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak juga memaparkan peta kerawanan kejahatan di wilayah hukum Polrestabes Medan.

BACA JUGA..  Pengacara Ingatkan Warga Agar Tidak Terjebak Bekerja ke Kamboja

Kecamatan Percut Sei Tuan dikatakan masih menjadi wilayah dengan tingkat kejahatan tertinggi, khususnya untuk kasus pencurian dengan kekerasan dan praktik perjudian.

“Percut Sei Tuan masih mendominasi. Ini menjadi atensi khusus bagi jajaran, termasuk Polsek Tembung untuk meningkatkan patroli dan penindakan,” tambahnya

Salahseorang korban pemilik kendaraan bermotor menunjukkan bukti kepemilikannya kepada Kapolrestabes Medan. (Ist/Sumutpost.id)

Sementara itu, kasus curat paling tinggi terjadi di wilayah Medan Kota, curanmor di Medan Baru, serta aksi premanisme di Kecamatan Sunggal. Untuk pengungkapan narkoba sendiri, Percut Sei Tuan juga tercatat sebagai wilayah dengan kasus tertinggi. Sedangkan kegiatan GSN paling aktif dilakukan di wilayah hukum Pancur Batu.

Calvijn menegaskan, pemberantasan narkoba menjadi prioritas utama dan harus dilakukan pihaknya secara berkelanjutan.

“Tidak menutup kemungkinan masih ada barak-barak narkoba lainnya. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar bisa kita bersihkan dan menuju zero narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan,” terangnya. (msp)