IKLAN
DAERAH  

Fedriansyah Lubis Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 1 Plus Matauli  Periode 2025-2029

Fedriansyah Lubis. (ist/sumutpost.id)

TAPTENG, Sumutpost.id – Fedriansyah Lubis terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 1 Plus Matauli (Ikama) periode 2025-2029, melalui musyawarah besar (Mubes) ke 6 tahun 2024 di Aula SMA N 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah Minggu 27 Januari 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 26 hingga 27 Januari mengambil thema ‘Ikama Bersatu Indonesia Maju’.

Hadir dalam kegiatan, Pj Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Inspektorat Provinsi Sumatera Utara Murdianto, Pj Bupati Tapteng yang diwakili Kadis Pendidikan Kabupaten Tapteng Boy Rahman Hasibuan, Wakapolres Tapteng Kompol Soedarjanto, Ketua Umum Yayasan Matauli yang diwakili Yos Adrian, Kepala SMAN 1 Plus Matauli Pandan yang diwakili oleh Wakasek Subadi, Para Guru SMAN 1 Plus Matauli Pandan dan Para Peserta Mubes.

Pj Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Inspektorat Provinsi Sumatera Utara Murdiyanto menyampaikan ucapan terimaksih dan apresiasi kepada Ikama yang telah berpartisipasi dan berdedikasi dalam mengawal SMA Negeri Plus Matauli.

BACA JUGA..  Di Tengah Luka Bencana, PDIP Rayakan Natal Bersama Warga Tapanuli Tengah

Dikatakan Murdianto, Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus berupaya memfasilitasi  kemajuan pendidikan.

“Hanya satu pilar yang kekuatannya cukup besar yaitu alumni, harapannya dengan Ikama ini ada kontribusi yang memang betul-betul ril, yang bisa menjamin kelangsungan penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang berkualitas di SMA Negeri Plus Matauli,”ucap Murdianto.

“Dengan usia yang sudah 31 tahun berarti sudah ada yang benar di dalamnya. Yang benar itu untuk dieruskan tetapi untuk menjaga kualitas harus terus dievaluasi dan harus selalu ditingkatkan terutama dalam hal Sumber Daya Manusia,”kata Murdianto

Pada kesempatan itu, Murdianto berpesan kepada para guru dan tenaga pendidik dan yayasan agar menjaga kualitas SMAN 1 Plus Matauli dan meningkatkan kompetensi dengan baik.

Pj Bupati Tapteng yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng Boy Rahman Hasibuan dalam sambutannya menyampaikan SMA Negeri Plus Matauli merupakan tempat para alumni dididik, ditempa dan dibekali ilmu pengetahuan serta disiplin dan tanggung jawab.

BACA JUGA..  Polisi Jadi Pemateri MPLS di SMKN 6 Tanjungbalai

“Ikama ini adalah bukti nyata kuatnya rasa persaudaraan sejak masa sekolah di SMA Negeri Plus Matauli. Tentunya Mubes ini diharapkan bukan hanya untuk memilih Ketua baru, tetapi juga momentum untuk memperkuat tali silaturahmi, menggali gagasan, menyusun program bagi kemajuan alumni ke arah yang lebih baik,”katanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Aulia Rahmat Tanjung dalam laporannya menyampaikan Mubes ini bertujuan membahas program-program strategis dan program-program kerja serta mengevaluasi kinerja

Kepala sekolah SMAN 1 Matauli yang diwakili Wakasek Subadi dalam sambutannya menyampaikan Ikama sebagai organisasi almamater SMA Negeri 1 Plus Matauli saat ini sedang menghadapi situasi yang hebat terhadap situasi kekinian dan perubahan global yang cepat yang sulit diprediksi dan tidak menentu sehingga memerlukan SDM yang handal untuk menjawab tantangan itu

“SMA Negeri 1 Plus Matauli yang sudah menginjak diusianya angkatan 31 tentunya usia ini sudah cukup matang. Ibaratnya sebuah bangunan rumah perlu penyangga yang kuat dan perlu dukungan dari berbagai faktor baik interlal maupun eksternal,” katanya.

BACA JUGA..  DPRD Tapteng Gertak Gunakan Hak Interpelasi, Bupati Masinton Siapkan Skenario Perkada 5 Tahun

Dirinya juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ikama yang saat ini melaksanakan Mubes yang ke-6.

“Semoga dengan pelaksanaan Mubes ini dapat terpilih kepengurusan Ikama yang baru yang akan menghadapi tantangan-tantangan kedepan,” ucapnya.

Ketua Yayasan Matauli Yos Adrian mengatakan, SMAN 1 Plus Matauli berdiri sejak tahun 1994. Dan ribuan alumni SMA Negeri Plus Matauli telah tersebar diberbagai daerah maupun di luar negeri.

“Dan tentunya alumni yang tersebar dengan berbagai ragam profesi tidak terlepas dari upaya para tokoh masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah,” katanya.

Sambungnya, berharap kedepan alumni SMA Negeri Plus Matauli dapat berkolaborasi dan dapat bekerjasama lebih erat dengan sekolah dan yayasan karena tantangan yang akan dihadapi akan lebih berat. (msp)