IKLAN

Rugikan Negara Ratusan Juta, Krani 1 PT LNK Langkat Bungkam Soal Dugaan Korupsi Berjamaah

Kuitansi bukti korupsi. (Sutrisno/Sumutpost.id)

LANGKAT, Sumutpost.id – Dugaan korupsi di PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Tanjung Keling Langkat mulai terkuak sekaligus senyap. Terkuak, karena diduga pelakunya adalah oknum Krani 1. Lalu senyap, karena si oknum bungkam.

Terbaru, Krani 1 bernama Darwis disebut para mantan kryawan arang yang bertanggungjawab terjadinya penitipan uang siluman kepada tiap slip gaji karyawan pemanen.

Tudingan yang disampaikan mantan karyawan itu, selanjutnya dikonfirmasi wartawan media ini kepada Darwia. Tapi, Krani 1 itu tidak mau memberikan jawaban apapun atas pertanyaan melalui pesan WhatsApp yang dilayangkan wartawan.

Padahal, pesan tersebut tercentang biru garis dua yang artinya Krani 1 Darwis telah membacanya. Bahkan, saat ditelepon pun tidak digubris.

BACA JUGA..  Jaringan Besar Diungkap, Polres Asahan Gagalkan Peredaran Sabu 33 Kg Asal Malaysia

Seperti di dalam pemberitaan sebelumnya berjudul “Karyawan PT LNK Tanjung Keling Langkat Diduga Korupsi Berjamaah”, disebutkan bahwa akibat ulah karyawan perusahaan pelat merah itu merugi hingga puluhan juta rupiah.

Kepada Sumutpost.id sejumlah pihak dan karyawan berharap agar penegak hukum melihat dan mengusut kasus dugaan korupsi ini. Menurut mereka, hanya dengan turunnya aparat penegak hukum kasus korupsi di PT LNK dapat berhenti.

Dari beberapa karyawan kantor menuturkan, mustahil Krani 1 menjalankan aksinya tanpa ada dukungan maupun perintah dari beberapa pimpinan.

BACA JUGA..  Dit Samapta Polda Sumut Tangkap 3 Geng Motor Bersenjata Tajam

“Secepatnya ambil langkah sebelum dirinya menjadi korban. Setidaknya sampaikan hal ini ke manager agar diusut tuntas siapa saja yang menerima uang tersebut. Jika ada, secepatnya sebelum bola panas terus berguling tak tentu arah,” ucap  karyawan meminta namanya jangan dicatut di media.

Isu santer di lapangan  berhembus kalau para mandor ada yang terlibat dalam hal ini.

Suriadi, mantan karyawan LNK yang sudah resign atau mundur dari pekerjaan sebagai pemanen menuturkan ke awak media ini, dirinya siap bertemu ke siapapun bila diinginkan bila perlu ke manager.

BACA JUGA..  Pipa Gas Mesin Pembekuan PT Aqua Farm Nusantara di Sergai Meledak, 1 Tewas 2 Dirawat di RS

“Saya siap bertemu, hal ini akan saya bongkar dengan sebenarnya kalau uang titipan itu ada. Saya salah satunya yang dititipkan yang terakhir nominal nya 900 ribu rupiah. Dan bukan saya aja melainkan banyak karyawan juga dititipkan. Namun saya memaklumi rasa ketakutan rekan karyawan yang masih bekerja, karena bisa beresiko kalau dia membongkar rahasia ini dan masalah ini bukan di krani 1 aja melainkan ada keterlibatan mandor,” ucapnya tegas. (msp)