IKLAN

Video Dugem Viral, Anggota DPRD Sumut Ajie Karim Buktikan Negatif Narkoba

Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra menunjukkan hasil tes urine negatif narkoba yang di BNNK Binjai. Hal ini dilakukannya pasca viralnya video dugem di media sosial. (Ist/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Video anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Fraksi Gerindra, Ajie Karim, yang terlihat berada di sebuah klub malam viral di media sosial. Menyikapi hal tersebut, Ajie langsung melakukan tes urine di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai pada Selasa 2 September 2025.

“Iya, benar Selasa pagi saya tes urine agar publik tahu bahwa saya tidak terlibat narkoba,” ujar Ajie saat dikonfirmasi Via sambungan Seluler, Rabu 3 September 2025.

BACA JUGA..  Pengerasan Jalan Desa Pangkalan Siata Pangkalan Susu Asal Jadi, Kades Bungkam

Ajie Karim menegaskan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk klarifikasi sekaligus transparansi kepada masyarakat.

“Saya ingin jelas dan transparan. Hasil tes urine saya juga negatif dari semua jenis narkoba,” tegasnya.

Berdasarkan surat keterangan hasil laboratorium BNN Binjai, Ajie dinyatakan negatif terhadap amphetamine, morphine/opiates, hingga carisoprodol.

Kepala BNN Binjai, Ucok Ferry, juga menegaskan hasil pemeriksaan itu resmi dikeluarkan pada hari yang sama.

BACA JUGA..  Dinas Pendidikan Deliserdang Akan Tindak Kepala Sekolah Kutip Uang Perpisahan

“Kami menyimpulkan bahwa saudara Ajie Karim sama sekali tidak terindikasi menggunakan narkotika,” jelas Ucok melalui sambungan seluler.

Sebelumnya, video Ajie bersama istrinya di sebuah tempat hiburan malam beredar luas di media sosial dan menuai beragam reaksi publik, terlebih di tengah maraknya aksi demonstrasi mahasiswa serta masyarakat.

Ajie pun memberikan klarifikasi bahwa video tersebut merupakan rekaman lama yang direkam dua tahun lalu. Ia mengaku, video itu diunggah oleh istrinya di akun pribadi tanpa sepengetahuannya.

BACA JUGA..  Koptu HB Disebut Otak Pembakaran Wartawan, Dibantah Kodam I BB, Keluarga Ngadu ke Puspomad

“Itu video lama bang, sudah dua tahun lalu. Saya memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi melalui media sosial. Saya tidak ada niat lain,” tutupnya. (msp)