IKLAN

Sepasang Kekasih Dikeroyok 5 Orang Tak Dikenal Saat Main Biliar di Binjai, Ceweknya Dilecehkan

Kanit Pidum Polres Binjai Belum Mau Memberikan Keterangan

Nathan Algrenov Shinoda dan ceweknya, Anggi. (Melky/Sumutpost.id)

BINJAI, Sumutpost.id – Sepasang kekasih dikeroyok lima pria tak dikenal di salah satu tempat biliar di Kota Binjai. Akibatnya, korban (laki-laki) mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya dan pacarnya mengalami pelecehan seksual.

Peristiwa penganiayaan beramai-ramai yang dialami Nathan Algrenov Shinoda (21), warga Jalan Anggur, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, terjadi pada 25 Mei 2025 lalu pukul 06.00 WIB.

Kronologi kejadian mengerikan itu diceritakan korban Nathan Algrenov Shinoda bersama pacarnya Anggi (23) kepada Sumutpost.id, Sabtu 2 Agustus 2025.

Berawal sekitar pukul 04.00 WIB, Nathan (panggilan korban) bersama Anggi bermain biliar. Sejam kemudian sekitar pukul 05.00 WIB, sekelompok pria tak dikenal datang dan bermain di meja sebelah. Menurut keterangan Anggi, sejak awal mereka (Natan dan Anggi) merasa risih karena salah satu pria (pelaku) terus menerus menatapnya.

BACA JUGA..  Gubsu Tetap Lantik Pejabat Tidak Kompeten; Kadis PUPR Berlatar Ilmu IPDN dan Kapala Bapelitbang Terperiksa KPK

“Setelah kami selesai bermain sekitar pukul 06.00 WIB, saya datangi orang itu dan bilang, ‘lain kali jaga mata ya Bang, kenapa ngelihatin kami terus’,” ujar Anggi kepada salah satu pelaku.

Merasa tidak terima, pria tersebut, yang belakangan diketahui berinisial YH, membalas dengan nada tinggi dan menyebut tidak merasa melihat mereka. Ia juga mengancam akan memanggil teman-temannya.

“Dia bilang, kenapa kalian datangi aku, nggak ada aku lihat-lihat kalian, gila kalian ya,” tambah Anggi.

Ketegangan pun memuncak saat YH menantang Nathan berkelahi dan mengucapkan kata-kata kasar. Nathan tetap berusaha tenang, namun situasi berubah saat YH menyikut lengannya. Nathan membalas dengan mendorong pelaku, hingga akhirnya terjadi perkelahian.

BACA JUGA..  Pemkab Deliserdang Telah Bayar Hutang kepada Vendor Rp 100 Miliar

Anggi yang berusaha melerai justru menjadi korban pelecehan oleh salah satu pria berbaju putih yang datang membantu pelaku. “Salah satunya sempat memegang dada saya,” ungkap Anggi.

Screenshort rekaman cctv di dalam arena biliar saat para pelaku mengeroyok korban. (Ist/Sumutpost.id)

Situasi semakin tidak terkendali ketika beberapa pria lain datang ikut menyerang. Seorang berbaju merah, dua berbaju putih, dan satu berbaju hitam dari meja lain ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan itu.

Akibat perkelahian tidak seimbangan itu, Nathan mengalami luka serius akibat pemukulan, termasuk di bagian kepala belakang yang diduga dipukul menggunakan paving block.

“Kepala bagian belakangnya berdarah, pelipisnya pecah, wajahnya luka-luka, dan badannya penuh lebam,” tutur Anggi.

BACA JUGA..  Selebgram Simalungun Bandar Narkoba, Ditangkap Polrestabes Medan Barang Buktinya Berkilo-Kilo Sabu

Insiden itu baru berakhir setelah manajer arena biliar datang melerai. Dua pelaku dikeluarkan dari lokasi. Namun, saat Nathan dan Anggi berada di pos satpam, para pelaku kembali datang dan memprovokasi.

Pengeroyokan kembali terjadi. Dalam serangan kedua itu, Nathan kembali dipukul hingga mengalami luka berat, dan Anggi kembali mengaku dilecehkan oleh pelaku berbaju hitam.

Keduanya kemudian dijemput oleh ibu Nathan, bernama Lheni, dan segera melapor ke Polres Binjai. Laporan tersebut telah teregister dengan nomor: LP/B/274/2025/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, Kanit Pidum Polres Binjai, Iptu Benjamin Silaban, belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi oleh wartawan. (msp)