IKLAN

Potensi Santri Darul Mursyid Dipetakan Lewat Tes Psikologi dan STIFIn

Santri Baru Pesantren Darul Mursyid sedang melaksanakan tes Psikologi. (Ist/Sumutpost.id)

TAPSEL, Sumutpost.id – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam membina santri secara holistik, Pesantren Unggulan Terpadu Darul Mursyid, menggelar tes psikologi dan STIFIn pada Rabu dan Kamis (9-10/7/2025) lalu.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Pesantren Darul Mursyid Hendra Irwandi Siregar pada Senin (6/8/2025) menyebut, lewat tes psikologi dan STFIn ini, merupakan upaya Darul Mursyid dalam memetakan potensi, kecerdasan dominan, serta karakter kepribadian para santri.

“Karena itu, kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri baru tahun pelajaran 2025/2026 dan dilaksanakan secara bertahap. Tes psikologi bertujuan untuk mengidentifikasi aspek emosional, motivasi belajar, serta kemampuan adaptasi santri di lingkungan pesantren,” terangnya.

BACA JUGA..  Pj Bupati Agara Minta Orang Tua Murid Dampingi Anak Selama MPLS

Disebut, selain tes psikologi juga dilaksanakan tes minat dan bakat sebagai kegiatan rutin Darul Mursyid setiap tahun, khususnya bagi peserta didik baru kelas tujuh, agar para tenaga pendidik bisa memahami minat dan bakat setiap anak didiknya.

“Setelah hasil tes diketahui, kita harapkan dapat dijadikan pedoman untuk memetakan pencapaian prestasi akademik siswa dan juga kegiatan non akademik,” ungkapnya

Timmy Ashari sebagai Assesor dari Grahita Indonesia menyebut, adapun tujuan dari pelaksanaan tes ini adalah menentukan sasaran pendidikan yang efektip dan efisien, melihat perkembangan peserta didik, untuk meningkatkan minat belajar.

BACA JUGA..  Dari 96 Siswa Baru MAN IC Hanya 29 Anak Tapsel

Sementara itu, Wakil Direktur bidang akademik Pesantren Darul Mursyid Ahmad Suheili Pulungan menjelaskan, tes STIFIn difokuskan untuk mengenali mesin kecerdasan dominan masing-masing santri, seperti sensing, thinking, intuiting, feeling, dan insting.

“Tes STIFIn sendiri dikenal sebagai metode yang menggabungkan pendekatan ilmiah dan spiritual dalam mengenali potensi manusia berdasarkan sistem saraf dominan dan struktur otak. Hasil tes ini nantinya akan digunakan oleh tim pembimbing dalam menyusun strategi belajar, pendampingan kepribadian, hingga pengembangan minat dan bakat santri,” ungkapnya.

Direktur Pesantren Darul Mursyid, Yusri Lubis mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan santri.

BACA JUGA..  Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Gedung SMAN 2 Medan, Didukung Penuh Pemerintah Pusat dan Gubernur Sumut

“Kami ingin memberikan layanan pendidikan yang tidak hanya mengandalkan aspek kognitif, tapi juga menyentuh sisi kepribadian dan keunikan individu santri. Dengan data dari tes ini, pembinaan bisa lebih terarah,” ungkapnya.

Sedangkan Ja’far Syahbudin Ritonga selaku Ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid mengharap, pelaksanaan tes minat dan bakat ini memberi dampak positif untuk kemajuan Pesantren Darul Mursyid.

“Dengan adanya pemetaan ini, Darul Mursyid berharap setiap santri dapat tumbuh dan berkembang sesuai fitrah dan potensi terbaiknya, sehingga mampu menjadi generasi mujahid ilmu yang unggul dan berakhlak mulia,” tutur Alumni S3 USM Malaysia itu. (msp)